Tragedi Penyelam Italia di Maladewa, Dua Jenazah Berhasil Dievakuasi dari Gua Bawah Laut

AKURAT.CO Tim penyelam akhirnya berhasil mengevakuasi dua jenazah dari empat warga Italia yang tewas dalam tragedi penyelaman gua bawah laut di Maladewa. Operasi pencarian dramatis itu berlangsung di kawasan Vaavu Atoll, lokasi wisata selam yang terkenal namun berbahaya.
Kementerian Luar Negeri Italia mengonfirmasi bahwa dua korban yang berhasil ditemukan adalah Monica Montefalcone, profesor ekologi dari Universitas Genoa, dan Federico Gualtieri, seorang ahli biologi kelautan.
Keduanya termasuk dalam rombongan lima penyelam asal Italia yang meninggal saat menjelajahi gua bawah laut pekan lalu. Insiden tersebut memicu operasi penyelamatan internasional karena medan pencarian berada di kedalaman ekstrem.
Operasi sempat dihentikan sementara setelah seorang penyelam militer Maladewa yang ikut dalam misi pencarian turut meninggal dunia. Otoritas setempat menduga korban mengalami dekompresi, kondisi berbahaya yang dapat terjadi saat penyelam naik terlalu cepat dari kedalaman laut.
Setelah pencarian dilanjutkan pada Senin, tim penyelam akhirnya menemukan empat jenazah di bagian terdalam gua laut tersebut. Dua jenazah dievakuasi pada Selasa, sementara dua lainnya dijadwalkan diangkat ke permukaan pada Rabu.
Juru bicara pemerintah Maladewa, Mohamed Hussain Shareef, mengatakan dua korban ditemukan di ruang ketiga gua bawah laut dan langsung dibawa ke kamar jenazah di ibu kota Malé menggunakan pengawalan polisi.
Untuk membantu proses evakuasi, pemerintah Italia mendatangkan tiga penyelam profesional asal Finlandia yang berpengalaman dalam operasi penyelamatan bawah laut berisiko tinggi.
Pasukan Pertahanan Nasional Maladewa menyebut para penyelam tersebut berasal dari Divers Alert Network (DAN), organisasi keselamatan penyelaman internasional yang kerap menangani operasi serupa di berbagai negara.
Sebelumnya, para penyelam Italia dilaporkan hilang pada Kamis sore. Pada hari yang sama, jenazah instruktur selam Gianluca Benedetti ditemukan di mulut gua.
Dua korban lain yang masih berada di dalam gua adalah Giorgia Sommacal, putri Monica Montefalcone, dan peneliti bernama Muriel Oddenino. Sementara itu, seorang penyelam keenam dilaporkan memutuskan tidak ikut menyelam sebelum tragedi terjadi.
Pihak berwenang Maladewa menyebut operasi penyelaman sangat berbahaya karena gua berada hingga kedalaman 70 meter di bawah permukaan laut dan memiliki panjang sekitar 200 meter.
Sebagai perbandingan, batas legal penyelaman rekreasi di Maladewa hanya mencapai 30 meter. Kedalaman ekstrem itulah yang membuat proses pencarian dan evakuasi menjadi sangat berisiko, bahkan bagi penyelam profesional sekalipun.
Sumber: CNN
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 3Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 4Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Prediksi Prancis vs Italia 3 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat






