Pertemuan Trump dan Xi Jinping Dikritik, Meja Diplomasi Dua Negara Raksasa Dunia Tanpa Satu Pun Perempuan

AKURAT.CO Pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di Beijing menuai sorotan tajam setelah publik menyadari tidak ada satu pun perempuan yang duduk di meja perundingan bilateral kedua negara.
KTT yang digelar di Gedung Great Hall of the People, Beijing, Kamis waktu setempat itu menampilkan seremoni besar dengan barisan tentara China, anak-anak pembawa bendera Amerika Serikat dan China, serta kehadiran pejabat senior dan petinggi perusahaan AS.
Namun, perhatian publik justru tertuju pada komposisi delegasi yang seluruhnya diisi laki-laki.
Foto-foto pertemuan tersebut langsung viral di media sosial dan memicu kritik dari kalangan akademisi hingga pengamat isu gender internasional.
Baca Juga: Trump ke Beijing, Xi Jinping: Kita Seharusnya Menjadi Mitra, Bukan Rival!
Profesor ekonomi Gita Gopinath menjadi salah satu sosok yang paling vokal menyoroti absennya perempuan dalam forum strategis tersebut.
Dalam unggahannya di media sosial yang mendapat puluhan ribu respons, Gopinath menyebut momen itu sebagai “gambaran berakhirnya meritokrasi.”
“Pertemuan dua ekonomi terbesar dunia dan tidak ada satu perempuan pun di meja,” tulisnya.
Kepada media Inggris The Guardian, Gopinath menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa jaringan kekuasaan dan relasi elite kini lebih menentukan dibanding kemampuan dan kompetensi.
Ia menilai sulit dipahami mengapa pertemuan sebesar itu tidak melibatkan perempuan, padahal banyak tokoh perempuan dunia memiliki kapasitas diplomasi dan kepemimpinan yang kuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat
- 10KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji







