Serangan Brutal di Pakistan: Bom Mobil dan Penyergapan Tewaskan 12 Polisi

AKURAT.CO Sedikitnya 12 anggota polisi tewas dalam serangan militan terkoordinasi di wilayah barat laut Pakistan pada Minggu (10/5/2026). Serangan yang melibatkan bom mobil, baku tembak, hingga penyergapan itu terjadi di Distrik Bannu, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, dekat perbatasan Afghanistan.
Menurut laporan kepolisian yang dikutip media Pakistan, kelompok militan lebih dulu menabrakkan kendaraan berisi bahan peledak ke sebuah pos polisi sebelum menyerbu kompleks tersebut dan melepaskan tembakan secara membabi buta.
Ledakan besar menghancurkan sebagian besar bangunan pos keamanan. Tiga personel polisi yang selamat berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Tak berhenti di situ, kelompok bersenjata tersebut kemudian menyergap pasukan bantuan yang datang ke lokasi. Aparat juga melaporkan penggunaan drone dalam operasi serangan itu, menandai meningkatnya kecanggihan taktik militan di kawasan tersebut.
Foto-foto dari lokasi kejadian memperlihatkan pos polisi rata dengan tanah, kendaraan hangus terbakar, serta puing-puing berserakan di area sekitar.
Aliansi militan Ittehad-ul-Mujahideen mengklaim bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut. Kelompok itu diketahui muncul pada 2025 sebagai koalisi sejumlah faksi militan yang beroperasi di wilayah barat laut Pakistan, termasuk Hafiz Gul Bahadur Group dan Lashkar-e-Islam.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pakistan kembali menghadapi lonjakan aksi kekerasan bersenjata, khususnya di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa dan Balochistan. Berdasarkan penilaian keamanan Pakistan yang dikutip media lokal, lebih dari 90 persen insiden militan dan korban jiwa sepanjang 2025 terjadi di dua wilayah tersebut.
Kelompok militan kini juga disebut semakin sering menggunakan metode serangan modern, mulai dari bom bunuh diri, alat peledak rakitan, penyergapan terkoordinasi, hingga serangan berbasis drone.
Sumber: Voiceofemirates
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 520 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 6Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja





