Siaga Perang dengan Iran, Israel Buka Kembali Bunker di Ashdod

AKURAT.CO Otoritas kota Ashdod, selatan Israel, mengumumkan pembukaan kembali tempat perlindungan publik (bunker) pada Selasa (5/5/2026). Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran meningkatnya kembali konflik dengan Iran.
Harian Yedioth Ahronoth melaporkan, keputusan tersebut diambil menyusul “eskalasi ketegangan keamanan” di kawasan. Pemerintah kota menegaskan pembukaan bunker merupakan bagian dari langkah kesiapsiagaan internal, tanpa perubahan instruksi resmi dari militer Israel.
“Kami tidak panik, tetapi berada dalam kondisi siaga penuh,” ujar Wali Kota Rishon LeZion, Raz Kinstlich. Ia menambahkan sekitar 50.000 warga Israel di wilayah tersebut masih belum memiliki akses ke ruang perlindungan yang memadai.
Ketegangan regional kembali meningkat sejak awal pekan ini. Uni Emirat Arab melaporkan serangkaian serangan drone dan rudal yang diduga dilancarkan Iran, mengakibatkan sedikitnya tiga orang terluka.
Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam memperingatkan bahwa kapal yang melanggar aturan transit yang ditetapkan Teheran di Selat Hormuz akan “dihentikan secara paksa”.
Konflik di kawasan memanas sejak serangan militer gabungan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari, yang memicu aksi balasan Teheran terhadap Israel serta sekutu AS di Teluk, sekaligus berdampak pada penutupan Selat Hormuz.
Upaya meredakan konflik sempat menghasilkan gencatan senjata pada 8 April melalui mediasi Pakistan. Namun, perundingan lanjutan di Islamabad gagal mencapai kesepakatan permanen. Gencatan senjata kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump tanpa batas waktu yang jelas.
Langkah pembukaan bunker ini mempertegas kekhawatiran bahwa konflik berskala lebih luas di Timur Tengah masih berpotensi terjadi dalam waktu dekat.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







