Kiai Said Minta Kapal Indonesia Boleh Lewati Selat Hormuz: Umat Islam Indonesia Dukung Iran

AKURAT.CO Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Said Aqil Siroj, menyampaikan surat terbuka kepada Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Mojtaba Hosseini Khamenei, serta Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. Dalam surat tersebut, ia menyatakan dukungan umat Islam Indonesia terhadap Iran sekaligus memohon agar kapal tanker Indonesia diizinkan melintas di Selat Hormuz.
Dalam keterangannya, Kiai Said menyampaikan salam persaudaraan dan doa bagi pemimpin serta rakyat Iran. Ia menegaskan bahwa atas nama masyarakat Muslim Indonesia dan organisasi-organisasi Islam, pihaknya mendukung perjuangan Iran dalam menjaga kedaulatan negara dan bangsa.
Ia menyebut dukungan tersebut sebagai bagian dari prinsip keagamaan seperti hifzunnafsi (melindungi jiwa), hifzuddaulah (melindungi negara), dan hifzuddin (melindungi agama), yang menurutnya selaras dengan nilai-nilai konstitusi Indonesia.
Kiai Said juga mengutuk agresi militer dan tekanan global terhadap Iran. Ia menyerukan negara-negara Muslim untuk menunjukkan solidaritas dan keberpihakan terhadap rakyat Iran. Menurutnya, Indonesia dan Iran memiliki ikatan spiritual dan emosional sebagai sesama umat Islam (ukhuwah islamiyah) dan sesama manusia (ukhuwah insaniyah).
Baca Juga: Iran Eksekusi Dua Pria yang Dituduh jadi Mata-Mata Mossad Israel
Terkait situasi di Selat Hormuz, ia menyatakan memahami kebijakan penguasaan wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan. Namun, dalam suratnya, ia memohon agar kapal tanker Indonesia yang mungkin berada di kawasan itu dapat diberikan izin melintas dengan pengawalan keamanan, demi menjaga stabilitas energi nasional.
“Sebagai bagian dari ikhtiar kemaslahatan umat Islam Indonesia dan untuk menjaga kedaulatan energi bangsa Indonesia, mohon kiranya kapal tanker bangsa kami dapat diizinkan melintas,” tulisnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam dinamika hubungan antarnegara sebelumnya terdapat kekhilafan, serta berharap hubungan Indonesia–Iran ke depan dapat semakin baik dan berkontribusi pada perdamaian global.
Menutup suratnya, Kiai Said menyampaikan harapan agar konflik segera berakhir dan perdamaian dapat terwujud, sehingga seluruh bangsa dapat hidup dalam ketenteraman dan keadilan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




