Catat Angka Partisipasi Besar, 26 Juta Warga Iran Daftar Program Militer

AKURAT.CO Kampanye mobilisasi massal di Iran mencatat angka partisipasi besar. Media pemerintah melaporkan sebanyak 26 juta orang telah “secara sukarela mendaftar” untuk mengikuti program bertajuk “Donate Your Life”.
Dengan total populasi Iran sekitar 90 juta jiwa, jumlah tersebut setara dengan hampir 29 persen penduduk. Berdasarkan keterangan resmi, para relawan akan dikerahkan bersama Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan militer reguler.
Pemerintah juga disebut tengah mempertimbangkan pembentukan “rantai manusia” untuk melindungi lokasi-lokasi strategis. Sejumlah pejabat tinggi turut tercatat sebagai peserta, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, anggota kabinet, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, serta tokoh dari kalangan olahraga dan budaya.
Di sisi lain, upaya diplomasi terus berlangsung. Pakistan muncul sebagai mediator potensial, dengan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Asim Munir memimpin pembicaraan di Teheran guna menghidupkan kembali negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat.
Juru bicara Gedung Putih menyampaikan optimisme hati-hati, menyebut kemungkinan pembicaraan lanjutan dapat digelar di Islamabad. Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan tetap menjadi pilihan yang diharapkan, seraya mengisyaratkan perkembangan dalam waktu dekat yang ia sebut berpotensi “luar biasa”.
Pasar minyak merespons sinyal diplomasi tersebut dengan penurunan harga, seiring harapan meredanya ketegangan.
Meski demikian, situasi di kawasan masih memanas. Teheran memperingatkan dapat mengganggu jalur perdagangan di Laut Merah, Teluk, dan Laut Oman jika Amerika Serikat mempertahankan blokade maritimnya, yang menurut seorang pejabat AS bisa berlangsung “tanpa batas waktu”.
China turut menyerukan agar Iran menjamin “kebebasan dan keamanan navigasi” di Selat Hormuz, menegaskan pentingnya jalur tersebut bagi kepentingan global.
Sementara itu, aktivitas pelayaran tetap berlangsung di tengah pembatasan. Sejumlah kapal tanker yang dikenai sanksi dilaporkan tetap memasuki Teluk dan menuju pelabuhan Iran.
Sumber: Novinite
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








