Presiden Iran Tantang AS-Israel dengan Sejumlah Syarat Jika Ingin Akhiri Perang

AKURAT.CO Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel harus dihentikan segera sebagai prasyarat untuk mengakhiri perang dan mencegah konflik regional di Timur Tengah semakin meluas.
Pernyataan itu disampaikan melalui keterangan resmi Kedutaan Besar Iran di India yang diunggah di platform X pada Sabtu (21/3/2026). Pada hari yang sama, Pezeshkian juga melakukan pembicaraan via telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Dalam pernyataannya, Pezeshkian menekankan pentingnya jaminan agar serangan serupa tidak terulang di masa depan.
“Harus ada jaminan untuk mencegah terulangnya agresi semacam itu di masa depan,” demikian pernyataan yang dikutip Press TV, Minggu (22/3/2026).
Baca Juga: Potensi Krisis Ekonomi Global 2030: Ini Faktor-faktor yang Perlu Diwaspadai
Ia juga mendorong kelompok BRICS — yang beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan — untuk memainkan peran independen dalam menghentikan agresi terhadap Iran.
Menurutnya, negara-negara dengan kekuatan ekonomi berkembang tersebut dapat menjadi penyeimbang dalam dinamika geopolitik global.
Selain itu, Pezeshkian mengusulkan pembentukan kerangka kerja keamanan regional yang melibatkan negara-negara Asia Barat. Skema tersebut, kata dia, bertujuan menciptakan perdamaian tanpa campur tangan pihak asing.
Secara terpisah, Perdana Menteri India Narendra Modi melalui unggahan di X pada Sabtu (21/3/2026) menyatakan kecaman terhadap serangan atas infrastruktur penting di Timur Tengah. Modi juga menegaskan pentingnya menjaga kebebasan navigasi dan memastikan jalur pelayaran tetap terbuka serta aman di tengah meningkatnya ketegangan antara AS, Israel, dan Iran.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah meningkat dalam beberapa waktu terakhir, memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik yang dapat berdampak pada stabilitas regional dan global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 4Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 5Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 6Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 8India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








