Israel Hanya Sanggup Perang Tiga Pekan Lagi, Iran Tolak Gencatan Senjata

AKURAT.CO Israel menyatakan bahwa militernya hanya memiliki rencana operasional sekitar tiga pekan ke depan dalam menghadapi konflik dengan Iran yang terus memanas.
Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara militer Israel, Nadav Shoshani, di tengah intensitas serangan yang masih berlangsung, dikutip Alarabiyat, Selasa (17/3/2026).
“Kami ingin memastikan rezim ini menjadi selemah mungkin dan seluruh kemampuan mereka, di semua lini aparat keamanan, dapat dilumpuhkan,” ujar Shoshani.
Menurutnya, operasi militer Israel difokuskan untuk melemahkan kemampuan Iran, termasuk melalui serangan terhadap infrastruktur rudal balistik, fasilitas nuklir, dan aparat keamanan.
Sejauh ini, Israel dilaporkan telah memobilisasi lebih dari 110.000 pasukan cadangan dan masih memiliki ribuan target lain yang akan disasar di wilayah Iran.
Baca Juga: Ketika Ex PM Israel Ariel Sharon 8 Tahun Koma Sebelum Meninggal, Apa yang Terjadi?
Di sisi lain, Iran menegaskan tidak akan menempuh jalur diplomasi dalam waktu dekat. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa Teheran tidak mengajukan gencatan senjata maupun komunikasi dengan Amerika Serikat.
Konflik antara Israel dan Iran kini telah memasuki pekan ketiga tanpa tanda mereda. Ketegangan tersebut turut berdampak pada jalur strategis global, termasuk Selat Hormuz yang menjadi lintasan utama distribusi energi dunia.
Situasi ini juga memicu kekhawatiran global, terutama terkait lonjakan harga minyak dan potensi inflasi, seiring terganggunya pasokan energi internasional.
Hingga kini, belum ada indikasi kuat bahwa kedua pihak akan menghentikan konflik dalam waktu dekat, sementara eskalasi militer masih terus berlanjut di kawasan Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









