Inggris Tak Akan Terlibat Perang Melawan Iran, Irlandia Kutuk Agresi AS-Israel

AKURAT.CO Pemerintah Inggris menegaskan tidak akan bergabung dalam perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Menteri Luar Negeri Inggris, Yvette Cooper, menyatakan bahwa London memilih menahan diri dari keterlibatan dalam konflik yang terus meningkat di Asia Barat.
“Kita mengambil pelajaran dari perang Irak dan menerapkannya pada situasi Iran,” ujar Cooper pada Minggu, (8/3/2026) menegaskan bahwa Inggris tidak akan terseret dalam konfrontasi militer tersebut.
Sikap serupa disampaikan Wali Kota London, Sadiq Khan. Ia mengatakan bahwa perang terhadap Iran tanpa konsensus internasional dan tanpa mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak dapat dibenarkan.
Khan juga memperingatkan bahwa konflik terbuka berpotensi memicu guncangan ekonomi serius di Inggris.
Baca Juga: Ulama Syiah Terkemuka Irak: Dukungan untuk Iran adalah Wajib Kifayah
Di sisi lain, Presiden Irlandia, Catherine Connolly, mengecam keras operasi militer AS dan Israel terhadap Iran. Ia menyebut perang tersebut sebagai kejahatan dan menilai perkembangan terbaru di kawasan merupakan pelanggaran yang disengaja terhadap hukum internasional dan Piagam PBB.
Mantan Presiden Irlandia, Mary Robinson, turut melontarkan kritik terhadap pemerintahan Donald Trump. Robinson menuduh Washington menyebarkan kebohongan dan menyatakan bahwa dunia saat ini menyaksikan perang yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran yang telah menyebabkan kehancuran luas di Asia Barat.
Pernyataan dari sejumlah tokoh Eropa tersebut mencerminkan meningkatnya perbedaan sikap di antara negara-negara Barat terkait eskalasi konflik dengan Iran.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah AS maupun Israel atas kritik terbaru dari London dan Dublin tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




