CEO Nestlé Minta Maaf atas Penarikan Produk Nutrisi Bayi di Puluhan Negara

AKURAT.CO CEO Nestlé, Philipp Navratil, menyampaikan permintaan maaf atas penarikan kembali (recall) sejumlah produk nutrisi bayi di puluhan negara. Langkah tersebut menjadi pukulan baru bagi raksasa barang konsumsi asal Swiss itu setelah menghadapi tahun 2025 yang penuh tantangan.
“Sebelum saya menjelaskan situasi ini secara lebih rinci, saya ingin terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kekhawatiran dan gangguan yang mungkin dialami para orang tua, pengasuh, dan pelanggan kami,” ujar Navratil dalam sebuah video yang dipublikasikan Nestlé.
Navratil memastikan seluruh pengumuman penarikan produk telah disampaikan. Hingga saat ini, menurut dia, belum ada laporan atau kasus penyakit yang dikonfirmasi terkait dengan produk-produk tersebut.
Penarikan produk ini menambah tekanan terhadap Nestlé, produsen KitKat dan Nescafé, serta terhadap Navratil yang baru menjabat sebagai CEO. Ia tengah berupaya memulihkan pertumbuhan perusahaan melalui peninjauan ulang portofolio bisnis, menyusul serangkaian perubahan di jajaran manajemen.
Navratil menjelaskan bahwa pada Desember lalu Nestlé mengidentifikasi adanya masalah kualitas di salah satu pabriknya di Belanda. Perusahaan kemudian melakukan penarikan produk secara preventif di sejumlah negara Eropa tempat produk dari pabrik tersebut dipasarkan.
Kabar penarikan ini juga berdampak pada pergerakan saham Nestlé, yang berada di bawah tekanan seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap kinerja perusahaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi






