Akurat Logo

Dua Prajurit Polandia Meninggal dalam Latihan NATO di AS, Terkait Jatuhnya Black Hawk?

Kumoro Damarjati | 20 September 2025, 20:03 WIB
Dua Prajurit Polandia Meninggal dalam Latihan NATO di AS, Terkait Jatuhnya Black Hawk?

 

AKURAT.CO Dua prajurit pasukan khusus Polandia dilaporkan tewas dalam sebuah latihan terjun payung malam yang digelar di Amerika Serikat. Insiden tragis ini terjadi pada Jumat, 19 September 2025, dan telah dikonfirmasi oleh Staf Umum Angkatan Bersenjata Polandia.

Dalam pernyataan resminya, militer Polandia menyebut bahwa kecelakaan tersebut terjadi saat latihan militer rutin dan penyelidikan atas penyebab kematian masih berlangsung. Namun, tidak dijelaskan secara rinci lokasi atau detail operasi militer tersebut.

Kronologi Singkat Insiden

Menurut keterangan yang dibagikan melalui platform X (dulu Twitter), latihan tersebut merupakan bagian dari latihan militer malam hari yang melibatkan personel Polandia dan berlangsung di wilayah Amerika Serikat. Dua prajurit Polandia dinyatakan gugur dalam latihan itu.

Wakil Perdana Menteri Polandia, Władysław Kosiniak-Kamysz, menyebut kabar ini sebagai “berita yang sangat menyedihkan dari Amerika Serikat.” Ia juga memastikan bahwa keluarga korban telah menerima dukungan penuh, dan proses penyelidikan sedang dilakukan oleh komisi khusus.

Terkait Insiden Helikopter Black Hawk?

Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai keterkaitan antara kedua insiden, kecelakaan ini terjadi hanya dua hari setelah jatuhnya sebuah helikopter MH-60 Black Hawk milik Angkatan Darat AS di negara bagian Washington, yang menewaskan empat personel militer AS.

Helikopter tersebut merupakan bagian dari Resimen Penerbangan Operasi Khusus ke-160, yang dikenal dengan julukan “Night Stalkers,” kelompok elit yang kerap melakukan operasi malam hari. Insiden terjadi di dekat Pangkalan Gabungan Lewis-McChord, sekitar 24 kilometer dari Tacoma.

Pernyataan Resmi Para Pejabat

Presiden Polandia, Karol Nawrocki, turut menyampaikan belasungkawa melalui akun resminya di X:

“Dengan kesedihan mendalam, saya menerima kabar gugurnya dua prajurit pasukan khusus kami dalam latihan terjun payung di Amerika Serikat. Kepada keluarga dan orang terkasih, saya menyampaikan simpati dan solidaritas yang tulus. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menjaga jiwa mereka.”

Sementara itu, Wakil PM Kosiniak-Kamysz menyampaikan bahwa hasil penyelidikan oleh komisi khusus belum dapat dipastikan apakah akan dipublikasikan ke publik atau tidak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.