Perang Iran-Israel: Israel Sampaikan Pesan Akhiri Perang ke Iran, Zionis Menyerah?

AKURAT.CO Di tengah ketegangan berkepanjangan antara Iran dan Israel, muncul kabar bahwa Israel telah menyampaikan pesan ke Iran untuk mengakhiri kampanye militernya. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh The Wall Street Journal, mengutip sumber dari pejabat Israel dan Arab.
Setelah Amerika Serikat menggempur fasilitas nuklir Iran pada Minggu lalu, Israel disebut ingin menghentikan operasi militer bertajuk Operasi Rising Lion, yang bertujuan untuk melumpuhkan ancaman rudal balistik dan nuklir Iran terhadap wilayahnya. Namun, keinginan untuk menghentikan serangan justru memunculkan spekulasi: apakah ini isyarat kekalahan Tel Aviv dalam menghadapi kekuatan Iran?
Menurut laporan Channel 12, Israel menganggap sebagian besar target strategis dalam operasi militer telah tercapai, dan kini membuka opsi untuk mengakhiri perang. Namun, keputusan akhir tergantung pada respons Iran terhadap berbagai serangan, terutama dari AS.
Baca Juga: Perang Iran-Israel Terbaru: Trump Klaim Iran dan Israel Telah Melakukan Gencatan Senjata
Seorang pejabat Israel kepada The Times of Israel mengatakan, "Itu tergantung pada Iran, bukan pada kami. Kami senang untuk mengakhirinya sekarang; jika ada kesepakatan pada akhirnya, Israel akan puas dengan hasilnya."
Pejabat Arab yang berbicara kepada The Journal mengungkap bahwa pemerintah AS telah menghubungi sejumlah mitra Arab untuk menyampaikan kepada Iran bahwa Israel bersedia menyudahi operasi militer jika Iran juga menghentikan perlawanan.
Namun, Iran belum menunjukkan sinyal untuk menghentikan perlawanan, apalagi setelah pangkalan udara AS di Qatar diserang sebagai balasan atas serangan terhadap fasilitas nuklirnya.
Masih menurut Channel 12, ada dua skenario kemungkinan berakhirnya perang ini: pertama, Israel secara sepihak menyatakan bahwa tujuan militernya telah tercapai dan menghentikan serangan, kemudian menunggu Iran juga menghentikan aksi balasannya; kedua, pemerintah AS mengumumkan bahwa kedua pihak telah menyepakati gencatan senjata. Namun opsi kedua dinilai kurang disukai oleh pihak Israel.
Sementara itu, publik Israel dilaporkan mulai menunjukkan ketegangan atas dampak serangan rudal Iran yang semakin intens. Ribuan warga disebut telah mengungsi ke perbatasan Mesir, sementara serangan ke pangkalan militer AS di kawasan menunjukkan bahwa eskalasi belum benar-benar mereda.
Situasi ini memperlihatkan dinamika baru dalam konflik yang telah berlangsung sejak 13 Juni 2025. Apakah langkah Israel yang ingin mengakhiri perang ini merupakan strategi diplomatik, bentuk kelelahan logistik, atau pengakuan atas keunggulan Iran dalam pertahanan regional, masih menjadi pertanyaan besar.
Baca Juga: DPR Bakal Panggil Menlu Sugiono Bahas Arah Kebijakan Indonesia Terkait Konflik Iran-Israel
Yang jelas, Iran hingga kini belum memberikan respons resmi terhadap sinyal penghentian perang dari pihak Israel. Sebaliknya, pemerintah Teheran menegaskan masih ada tanggung jawab untuk membalas agresi yang dilakukan terhadap negaranya, terutama yang berasal dari Amerika Serikat.
Perang Iran-Israel yang semula diprediksi akan berlangsung cepat dan terbatas, kini telah menjelma menjadi krisis geopolitik regional yang mengundang intervensi dari berbagai kekuatan global. Dunia kini menanti, apakah sinyal gencatan senjata ini akan berujung pada perdamaian, atau justru menjadi jeda sebelum babak baru konflik yang lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







