Akurat Logo

Ketegangan Memanas, Iran Ancam Bakal 'Menghancurkan' Israel

Petrus C. Vianney | 5 November 2024, 17:15 WIB
Ketegangan Memanas, Iran Ancam Bakal 'Menghancurkan' Israel

AKURAT.CO Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengeluarkan ancaman 'tanggapan yang menghancurkan' terhadap Israel pada Sabtu (2/11/2024), menyusul serangan yang dilancarkan Israel ke wilayah Iran.

Sementara itu, Pentagon menyatakan akan menambah kehadiran militer di Timur Tengah, termasuk penempatan pesawat tempur dan kapal perang tambahan, untuk mendukung Israel dan melindungi kepentingan AS di kawasan tersebut.

Komentar ini menandai perubahan sikap Teheran, yang sebelumnya cenderung meredam ketegangan usai serangan Israel akhir bulan lalu.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pejabat Iran mengisyaratkan sikap lebih tegas, dengan ancaman balasan yang serius terhadap tindakan Israel.

Peningkatan ketegangan ini berlangsung di tengah semakin seringnya bentrokan militer antara Iran dan Israel, yang berpotensi memicu konflik besar di kawasan.

Baca Juga: Iran - Israel Tegang, AS Tambah Kiriman Kapal Perang dan Pembom ke Timur Tengah

Iran dan Israel telah terlibat dalam rangkaian aksi saling serang, menarik dukungan dari sekutu masing-masing dan mengancam stabilitas regional.

Sebagai langkah antisipasi, Pentagon baru-baru ini memperpanjang kehadiran kelompok serangan kapal induk di Teluk Oman dan mengerahkan sistem pertahanan canggih ke Israel.

Menanggapi ancaman yang terus berkembang, Pentagon juga mengirim pesawat pembom jarak jauh B-52 dan sistem pertahanan udara THAAD serta menempatkan pasukan tambahan ke Israel.

Kedatangan pasukan AS di Israel ini merupakan pertama kalinya sejak konflik Gaza yang dipimpin Hamas meletus pada Oktober lalu.

Upaya diplomatik dari AS melalui pengiriman utusan kunci, termasuk direktur CIA, belum membuahkan hasil dalam menenangkan situasi.

Pertempuran antara Israel dan Hamas di Gaza serta dengan Hizbullah di Lebanon terus berlangsung tanpa henti.

Dikutip dari Nytimes.com, Senin (4/11/2024), serangan terbaru dari Israel pada Sabtu menewaskan puluhan warga di Lebanon, sementara Hizbullah membalas dengan roket yang menargetkan wilayah Israel utara.

Ketegangan terus memanas, dengan serangan yang semakin sering terjadi dan melibatkan kawasan padat penduduk di kedua negara.

Konflik ini memperlihatkan eskalasi yang signifikan, di mana Hizbullah, sebagai sekutu Iran, semakin intensif melancarkan serangan terhadap Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Hamas di Gaza.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.