Akurat Logo

Ledakan Hebat Guncang Lebanon, 14 Orang Tewas

Petrus C. Vianney | 20 September 2024, 18:56 WIB
Ledakan Hebat Guncang Lebanon, 14 Orang Tewas

AKURAT.CO Ledakan baru kembali mengguncang Lebanon pada Rabu (18/9/2024), sehari setelah insiden serupa yang menargetkan pager Hizbullah. Insiden ini telah menelan korban jiwa 14 orang dan melukai sekitar 450 orang.

Ledakan ini terjadi di beberapa wilayah, termasuk pinggiran Beirut, Nabatieh, Tyre dan Saida. Alat komunikasi genggam seperti walkie-talkie yang digunakan oleh anggota Hizbullah menjadi sumber ledakan tersebut.

Situasi semakin genting ketika ledakan terjadi saat pemakaman empat pejuang Hizbullah yang tewas sehari sebelumnya di Beirut. Tentara Lebanon telah mengimbau warga untuk menghindari berkumpul di sekitar lokasi kejadian guna memudahkan akses bagi tim medis.

Serangan terhadap alat komunikasi pager yang terjadi sebelumnya pada hari Selasa (17/9/2024), dilaporkan melukai hampir 3.000 orang, sebagian besar menderita luka serius di wajah dan tangan.

Hizbullah menuding Israel sebagai dalang serangan tersebut, namun Israel menolak memberikan komentar. AS juga membantah keterlibatan dalam serangan tersebut.

Dikutip dari Euronews.com, Jumat (20/9/2024), pemimpin Hizbullah, Hashem Safieddine, menyatakan akan ada 'hukuman khusus' sebagai balasan atas serangan tersebut.

Uni Eropa turut menyuarakan keprihatinannya atas situasi ini, dengan Josep Borrell mengecam serangan yang menargetkan warga sipil, termasuk anak-anak.

"Situasinya sangat mengkhawatirkan. Saya hanya bisa mengutuk serangan-serangan yang membahayakan keamanan dan stabilitas Lebanon," ujar Borrell.

Ketegangan antara Hizbullah dan Israel semakin memanas sejak bentrokan yang berlangsung selama lebih dari 11 bulan, menyusul serangan Hamas di Israel pada 7 Oktober yang memicu perang di Gaza.

Perang ini telah mengakibatkan ribuan korban jiwa dan memaksa puluhan ribu orang di kedua sisi perbatasan untuk mengungsi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.