VIRAL Alat Komunikasi Pager Anggota Hizbullah Diretas hingga Meledak, Ribuan Orang Jadi Korban di Lebanon!

AKURAT.CO Tidak terduga, alat komunikasi pager milik anggota Hizbullah di Lebanon tiba-tiba saja meledak pada Selasa (17/9/2024).
Alat komunikasi pager yang biasanya digunakan anggota Hizbullah, telah meledak secara mengejutkan sehingga bisa menjadi serangan yang sangat besar karena sudah menjatuhkan korban lebih dari seribu orang.
Kementerian Kesehatan Lebanon juga sudah memperingatkan rumah sakit untuk siaga tinggi dan meminta orang-orang yang memiliki alat komunikasi pager atau perangkat nirkabel lainnya segera membuangnya.
"Kementerian meminta semua warga negara yang memiliki perangkat komunikasi nirkabel untuk menjauhinya sampai kebenaran tentang apa yang terjadi terungkap," bunyi pernyataan, dikutip dari Al Jazeera, Rabu (18/9/2024).
Baca Juga: Viral di TikTok, Segini Harga Boneka Labubu yang Undang Kerusuhan Orang Dewasa di Pop Mart!
Berdasarkan cuitan akun Open Source Intel di X, mengatakan bahwa perangkat pager terenkripsi milik Hizbullah mulai meledak secara bersamaan di seluruh Lebanon, termasuk di Damaskus.
Pada laporan awal yang disampaikan dari Lebanon, menyebutkan bahwa perkiraan korban sudah mencari seribu orang karena perangkat yang meledak secara tiba-tiba.
Hizbullah sudah menyarankan semua anggotanya untuk segera membuang pager mereka dan menyebut ini sebagai pelanggaran keamanan paling penting yang pernah mereka hadapi.
Kantor berita Iran Mehr, telah melaporkan Mojtaba Amani, duta besar Iran untuk Lebanon, juga menjadi korban karena sebuah pager yang meledak.
Sebagaimana dilaporkan oleh National News Agency (NNA), perangkat pager tampaknya diretas terlebih dahulu sebelum diledakkan.
Banyak korban luka di selatan Lebanon yang sedang dirawat di rumah sakit dalam kondisi siaga, dan penyebab utamanya yaitu menggunakan atau mengantongi pager masing-masing.
Selain itu, beberapa rumah sakit juga meminta penduduk untuk menyumbangkan golongan darah apa saja kepada kelompok yang menjadi korban.
Menurut Elijah Magnier, seorang analis militer, anggota Hizbullah menggunakan pager untuk mencegah Israel menyadap komunikasi mereka.
Kemudian dia menduga bahwa penyebab alat komunikasi pager-pager itu telah dirusak sebelum diberikan kepada anggota Hizbullah.
“Ini bukan sistem baru. Ini pernah digunakan sebelumnya. Jadi, dalam kasus ini ada keterlibatan pihak ketiga untuk memungkinkan akses, untuk memicu ledakan dari jarak jauh,” kata Magnier.
Meskipun belum diketahui penyebab yang sebenarnya, namun seluruh anggota Hizbullah akan tetap waspada pada serangan yang terjadi secara tiba-tiba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







