Evakuasi Darurat di Gaza, Israel Klaim Hamas Gunakan Zona Aman sebagai Basis Serangan

AKURAT.CO Tentara Israel mengeluarkan perintah evakuasi baru pada hari Jumat (16/8/2024) untuk wilayah di Gaza bagian selatan dan tengah yang sebelumnya ditetapkan sebagai zona aman kemanusiaan.
Langkah ini diambil setelah wilayah tersebut diduga digunakan oleh Hamas sebagai basis untuk menembakkan mortir dan roket ke arah Israel.
Peringatan evakuasi ini disebarkan melalui selebaran dan pesan teks di area utara kota Khan Younis dan bagian timur Deir Al-Balah, tempat puluhan ribu orang mencari perlindungan dari pertempuran di bagian lain Gaza.
Baca Juga: Perundingan Gencatan Senjata Gaza Diperpanjang, Korban Tewas Melebihi 40 Ribu Orang
Tentara Israel menyatakan bahwa peringatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko terhadap warga sipil dan memungkinkan mereka menjauh dari zona pertempuran.
Sebelumnya, militer Israel melaporkan telah menyerang area di Khan Younis yang digunakan untuk meluncurkan roket ke arah komunitas Kissufim pada hari Kamis.
Dalam serangan tersebut, ditemukan senjata seperti rudal panggul dan bahan peledak.
Peringatan evakuasi ini dikeluarkan bersamaan dengan pertemuan negosiator di Doha untuk hari kedua dalam upaya mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza dan memulangkan sandera Israel dan warga asing.
Sebagian besar dari 2,3 juta penduduk Gaza telah berulang kali mengungsi sejak dimulainya kampanye militer Israel di Gaza, yang dipicu oleh serangan yang dipimpin oleh Hamas pada 7 Oktober lalu.
Meskipun ada zona aman kemanusiaan yang ditetapkan, laporan korban akibat serangan Israel terus terjadi.
Baca Juga: Jokowi Minta Maaf di Sidang Tahunan, Gerindra: Kita Bisa Memahami Jika Ada Janji yang Dilupakan
Israel menuduh Hamas dan kelompok militan lainnya sengaja menempatkan pejuang mereka di daerah sipil, namun tuduhan ini dibantah oleh Hamas.
Pertempuran saat ini semakin menyebar dan tidak terorganisir, dengan Hamas yang mengubah taktik menjadi perang gerilya yang dilakukan oleh kelompok-kelompok kecil pejuang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







