Akurat Logo

Bukan Berduka, Wanita Iran Ini Rayakan Kematian Ebrahim Raisi dengan Berjoged

Fajar Rizky Ramadhan | 21 Mei 2024, 14:45 WIB
Bukan Berduka, Wanita Iran Ini Rayakan Kematian Ebrahim Raisi dengan Berjoged

AKURAT.CO Pemerintah Iran berduka atas meninggalnya Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter, Minggu (19/5). Namun beberapa wanita lokal yang ditindak keras dalam demonstrasi 2022 justru merayakan kematian Presidennya.

Sejumlah wanita Iran ramai-ramai mengunggah video yang menunjukkan mereka bersorak dan berjoget atas kematian Presiden Raisi.

“Kami dengan bebas menari dan merayakan di kuburan kotor Anda,” tutur Mersedeh Shahinkar, salah seorang wanita Iran yang mengunggah videonya di X.

Baca Juga: Profil Iran, Negara Islam Pimpinan Ebrahim Raisi yang Menggabungkan Sistem Pemerintahan Demokrasi dan Teokrasi

Dua tahun lalu, Shahinkar dibutakan salah satu matanya oleh pasukan keamanan Iran setelah mengambil bagian dalam protes massal di berbagai wilayah Iran pada tahun 2022.

Demo besar itu ditengarai akibat ke.atian wanita Kurdi Iran; Mahsa Amini, setelah ditangkap polisi moral di Teheran karena tidak mengenakan jilbab dengan benar di depan umum.

Bahkan, Shahinkar memfilmkan dirinya tersenyum dan berjoget bersama Sima Moradbeigi, yang kehilangan lengan kanannya setelah ditembak oleh polisi saat protes hak-hak perempuan pada periode kerusuhan yang sama.

Wanita Iran yang lain, seorang jurnalis Iran Masih Alinejad, yang tinggal di Brooklyn, Amerika Serikat (AS), juga membagikan video seorang ibu dan putrinya yang bergembira hanya beberapa bulan setelah Raisi memerintahkan eksekusi putra perempuan tersebut.

Baca Juga: Meninggal karena Kecelakaan, Terpilihnya Presiden Iran Ebrahim Raisi pada 2021 Dipenuhi Reaksi Masyarakat Dunia

“Beberapa bulan yang lalu, Ebrahim Raisi mengeksekusi putranya, Sekarang, dia menari atas kematiannya dalam kecelakaan helikopter,” kata Alinejad di X.

“Saya sudah bilang kepada Anda bahwa perempuan Iran terluka, namun tidak tunduk pada penindas mereka. Media sosial saya dibanjiri dengan video anggota keluarga mereka yang dibunuh oleh Presiden Republik Islam, sedang merayakan kematiannya.” katanya lagi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.