Bangga, Indonesia Peringkat 4 Angkatan Laut Terkuat Di Dunia

AKURAT.CO World Directory of Modern military Warships (WDMMW) menyebutkan bahwa Indonesia menjadi peringkat keempat dalam daftar angkatan laut bersenjata terkuat di dunia, setelah Amerika Serikat, China dan Rusia.
Indonesia Peringkat 4 Angkatan Laut
Dalam situsnya, WDMMW menyatakan bahwa pemeringkatannya menggunakan formula yang memperhitungkan nilai-nilai yang terkait dengan kekutan tempur total dari berbagai angkatan laut di dunia.
Rumusnya menggunakan 'TrueValueRating' (TvR) yang membantu memisahkan setiap kekuatan secara definitif berdasarkan tidak hanya kekuatan secara keseluruhan, tetapi juga modernisasi, dukungan logistik, kemampuan sarangan dan pertahanan, dan sebagainya.
Dengan cara ini, suatu kekuatan tidak hanya dinilai dari jumlah total kapal perang dan kapal selamnya, melainkan kualitas dan campuran aset secara umum. Di luar ini adalah fokus pada kemampuan galangan kapal lokal, keseimbangan aset (campuran umum tipe-tipe unit) dan pengalaman angkatan.
Skor TvR tertinggi yang dapat dicapai adalah 323,9 yang saat ini dipegang oleh Angkatan Laut Amerika Serikat (USN). Hal ini karena USN menampilkan perpaduan yang luas antara jenis kapal perang dan kapal selam serta keseimbangan yang diperkuat oleh jumlah keseluruhan diunggulkan oleh armada kapal induknya yang dibanggakan. Banyak dari produknya bersumber secara lokal berkat basis industri besar AS.
WDMMW mencatat Angkatan Laut Indonesia memiliki total 243 armada per Juli 2023, yaitu empat kapal selam, tujuh fregat, 25 korvet, sembilan kapal perang tambang, 168 kapal patroli lepas pantai, dan 30 kapal tempur amfibi.
WDMMW mencatat bahwa Indonesia tak punya kapal induk, kapal jelajah, dan kapal penghancur. Namun, WDMMW menegaskan angkatan laut Indonesia memiliki keseimbangan aset di tingkat “menengah”.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 6Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 9Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Ingatkan Pentingnya Kekompakan dan Kerja Nyata
- 10Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat




