Akurat Logo

Israel Menyerang, Warga Palestina Tinggalkan Jenin

Tia Nurullatifah | 4 Juli 2023, 12:52 WIB
Israel Menyerang, Warga Palestina Tinggalkan Jenin

AKURAT.CO Sekitar 3.000 warga Palestina yang tinggal di kamp pengungsian Jenin keluar dari rumah mereka setelah Israel melancarkan operasi besar di wilayah Tepi Barat.

"Ada sekitar tiga ribu orang yang telah meninggalkan kamp sejauh ini," kata Wakil gubernur Jenin, Kamal Abu al-Roub, dikutip AFP, Selasa (4/7/2023).

Dia juga menambahkan bahwa pengaturan sedang dilakukan untuk menempatkan mereka di sekolah dan tempat penampungan lainnya di Kota Jenin.

Juru Bicara Badan PBB untuk pengungsi Palestina, Julietter Touma, mengonfirmasi kepergian para penghuni kamp dari rumah mereka.

Sementara itu, rentetan serangan drone Israel menghantam Kota Jenin, Tepi Barat, dalam operasi yang melibatkan ratusan tentara dan baku tembak. Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas akibat serangan drone Israel tersebut.

Suara drone Israel yang mengudara terdengar jelas oleh warga di Tepi Barat pada Senin kemarin. Warga Tepi juga mendengar suara tembakan dan ledakan di penjuru Kota Jenin beberapa jam usai serangan drone terjadi.

Pengungsi Palestina di Jenin

Diketahui, kamp pengungsi Palestina di Jenin merupakan area padat penduduk, yang menampung sekitar 14.000 orang. Kamp itu menjadi pusat meningkatnya kekerasan di Tepi Barat yang memicu peningkatan kewaspadaan dari Amerika Serikat hingga dunia Arab.

Brigade Jenin yang merupakan unit bersenjata yang terdiri atas para petempur dari berbagai kelompok militan yang berbeda mengatakan, pihaknya sedang melawan pasukan militer Israel dan berhasil menembak jatuh satu drone atau pesawat tak berawak.

Sedikitnya enam drone terdeteksi mengudara mengelilingi Jenin dan kamp-kamp pengungsi di dekat kota itu pada pagi hari.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.