Akurat Logo

Apa Itu New Start? Perjanjian Nuklir Yang Ditangguhkan Putin

| 23 Februari 2023, 12:17 WIB
Apa Itu New Start? Perjanjian Nuklir Yang Ditangguhkan Putin

AKURAT.CO Pada pidato menjelang satu tahun perang Ukraina, yang berlangsung pada hari Selasa (21/2/2023) lalu, Presiden Vladimir Putin menyatakan Rusia menangguhkan keikutsertaannya dalam perjanjian New Start, yang memungkinkan Rusia siap untuk perang nuklir.

Namun, tahukah kalian apa itu perjanjian New Start antara Rusia dan Amerika Serikat?

Apa Itu Perjanjian New Start?

Dilansir dari laman The Guardian, Kamis (23/2/2023). New START (for Strategic Arms Reduction Treaty) (Rusia: СНВ-III, SNV-III) adalah perjanjian pelucutan senjata nuklir antara Amerika Serikat dan Federasi Rusia yang memiliki nama resmi Measures for the Further Reduction and Limitation of Strategic Offensive Arms. 

Perjanjian ini ditandatangani pada tanggal 8 April 2010 di Praha dan setelah diratifikasi akan diterapkan tanggal mulai tanggal 5 Februari 2011. Perjanjian ini diperkirakan berlaku sampai tahun 2021. Dan telah diperbarui hingga berlaku sampai tahun 2026 mendatang.

Perjanjian yang ditanda tangani oleh Mantan Presiden AS Barack Obama bersama Presiden Rusia saat itu, Dmitry Medvedev. Washington melihat perjanjian itu sebagai bagian dari pengaturan ulang yang lebih bersahabat dengan Kremlin.

Perjanjian itu mengatur AS dan Rusia dalam membatasi pasokan nuklir hingga maksimum masing-masing hanya memiliki 1.550 hulu ledak strategis ofensif. Angka itu merupakan pemotongan sebesar 30 persen dari batasan yang sebelumnya ditetapkan tahun 2002 lalu.

Pembatasan juga berlaku untuk peluncur dan pengebom nuklir, yakni masing-masing maksimum 800 unit, yang masih cukup untuk meledakkan dunia berkali-kali.

Akibat Yang Mungkin Terjadi Jika Rusia Serius Melakukan Out dari Perjanjian Tersebut

Dilansir dari laman Reuters, Kamis (23/2/2023). Para pengamat menilai penangguhan yang dilakukan oleh Putin sangat berbahaya. Sebab ini akan meningkatkan risiko perlombaan negara lain untuk membuat senjata baru, bersamaan dengan perang di Ukraina.

Masa depan dunia diperkirakan tak akan stabil dan tidak dapat diprediksi. Ini juga memacu kekuatan dari negara lain seperti China, India, dan Pakistan untuk membangun persenjataan nuklir mereka.

Penangguhan yang dilakukan Putin ini juga merupakan upaya lain untuk menekan negara-negara Barat yang terus memasok persenjataan dan dana ke Ukraina yang melawan invasi Rusia untuk berhenti memasoknya. 

Putin juga menyampaikan akan melakukan diskusi lebih lanjut setelah Rusia mendapatkan klarifikasi tentang persenjataan dengan kekuatan nuklir milik NATO. Jika Rusia benar-benar keluar dari perjanjian tersebut maka itu menjadi petanda adanya aura Perang Dingin. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.