Lagi! Kakek-kakek Lakukan Penembakan Massal di California, 7 Tewas

AKURAT.CO California, Amerika Serikat (AS) kembali diguncang teror penembakan massal.
BBC melaporkan tujuh orang telah tewas di tangan seorang pria bersenjata pada Senin (23/1). Penembakan terbaru ini terjadi hanya dua hari usai insiden serupa merenggut 11 nyawa di sebuah aula dansa populer di California.
Serangan pada Senin berlangsung di dua lokasi terpisah, di kota pantai Half Moon Bay, sekitar 50 km selatan San Francisco.
Penyerang, yang telah ditangkap, diidentifikasi sebagai Zhao Chunli, 67 tahun, seorang penduduk setempat.
Teror di Half Moon Baru terjadi di tengah duka California atas kematian para korban penembakan di Monterey Park yang mayoritas penduduknya Asia. Serangan mematikan itu dilakukan selama perayaan Tahun Baru Imlek, dengan pelaku yang juga sudah berumur, kemudian membunuh dirinya sendiri.
Penembakan di Monterey Park tidak hanya meninggalkan 11 orang tewas, tetapi juga 10 lainnya mengalami luka-luka, kata Sheriff Los Angeles Robert Luna. Tersangka diidentifikasi sebagai Huu Can Tran, berusia 72 tahun. Ia meninggal karena luka tembak yang dilakukan sendiri, kata Luna.
Melansir CBS News, pembantaian di Monterey Park merupakan pembunuhan massal kelima di Amerika bulan ini. Penembakan itu juga merupakan serangan paling mematikan sejak 24 Mei, ketika 21 orang tewas di sebuah sekolah dasar di Uvalde, Texas.
Sementara dalam kasus terbaru, pelaku tidak melakukan aksi bunuh diri. Ia difilmkan oleh kamera berita menyerahkan dirinya ke Kantor Sheriff San Mei, sekitar dua jam setelah serangan terjadi.
Empat korban pertama ditemukan di sebuah peternakan jamur sekitar pukul 14.22 waktu setempat (00.22GMT/ Selasa 7.22 WIB). Kemudian, tiga korban lainnya ditemukan di sebuah bisnis truk terdekat.
Penyidik belum memberikan keterangan terkait dengan motif pelaku melakukan penyerangan.
Selama konferensi pers, Sheriff San Mateo, Christina Corpus mengatakan tersangka mengemudi sendiri ke kantor polisi setempat, dan kemudian ditangkap sekitar pukul 16.40.
Saat ditangkap itu, polisi menemukan sebuah pistol semi-otomatis yang diduga digunakan selam serangan pada Senin. Saat ini, pelaku telah 'bekerja sama' dengan polisi, ungkap Corpus.
Corpus menambahkan bahwa korban kedelapan dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi kritis.
"Penembakan seperti ini mengerikan,"
"Ini adalah tragedi yang terlalu sering kita dengar, tapi hari ini terjadi di sini di County San Mateo," katanya.
Selama konferensi pers, Corpus juga membenarkan bahwa para saksi penembakan termasuk anak-anak yang baru saja pulang sekolah, di mana mereka tinggal di pedesaan.
"Tidak bisa digambarkan bagaimana anak-anak ini telah menyaksikan peristiwa ini," ucapnya.
Gubernur California Gavin Newsom mengungkap bagaimana ia sedang mengunjungi para korban penembakan massal di Monterey Park saat mendengar kabar penembakan lainnya.
"Kali ini di Half Moon Bay. Tragedi demi tragedi terjadi," tulisnya di Twitter.
Anggota Dewan Half Moon Bay Debbie Ruddock mengatakan kepada NBC bahwa para korban adalah pekerja pertanian China.
Presiden Dewan Pengawas Kabupaten San Mateo Dave Pine mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa serangan itu dilakukan oleh 'pekerja yang tidak puas'.
"Kami muak dengan tragedi hari ini di Half Moon Bay.
"Momok kekerasan senjata telah melanda rumah kita. Kita bahkan tidak punya waktu untuk berduka bagi mereka yang meninggal dalam penembakan mengerikan di Monterey Park. Kekerasan senjata harus dihentikan," kata Pine dalam sebuah pernyataan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



