Penembakan Massal Guncang Perayaan Imlek di Los Angeles, Banyak Orang Tewas

AKURAT.CO Penembakan massal kembali terjadi di Amerika Serikat (AS). Terbaru, pelaku menyasar perayaan Tahun Baru Imlek yang penuh sesak di Monterey Park, Los Angeles, California.
Laporan penembakan itu, yang terjadi pada Sabtu (21/1), segera ditanggapi oleh polisi setempat yang mengatakan bahwa banyak orang telah tewas.
Our prayers are with our friends and colleagues in the great city of Monterey Park. We stand ready to lend our support during this difficult time as we wait for more confirmed details of an alleged mass shooting incident. #montereypark https://t.co/cBo0TYfBEF
— Mayor Andrew Chou (@AndrewChouDB) January 22, 2023
Los Angeles Times mengatakan bahwa penembakan terjadi sekitar pukul 10 malam, di dekat lokasi perayaan Imlek. Sabtu itu, menurut surat kabar itu, puluhan ribu orang berkumpul untuk memulai festival. Acara ini, yang berlangsung selama dua hari, menjadi salah satu acara Tahun Baru Imlek terbesar di wilayah tersebut.
Sebelumnya pada hari itu, banyak orang menikmati pagelaran Imlek, dengan berbelanja makanan atau perhiasan khas Cina.
Seorang warga bersaksi bahwa penembakan terjadi setelah festival berakhir.
RMG News melaporkan gambaran serupa, mengatakan bahwa penembakan terjadi sekitar pukul 22.30, selama perayaan Imlek di pusat kota 122 W. Garvey Avenue, dekat persimpangan jalan Garvey dan Garfield.
Tidak jelas berapa jumlah korban yang tewas, terluka, maupun tertembak. Belum diketahui pula apakah tersangka telah ditangkap.
Sementara, dalam rekaman yang beredar di media sosial, polisi dan unit pemadam kebakaran tampak mengerumuni area di Garvey Avenue dan merawat para korban.
Sejumlah foto yang diunggah Pasadena Star-News menunjukkan situasi hampir sama. Orang-orang tampak cemas duduk di trotoar, ditemani oleh sejumlah petugas. Sementara gambar lain menunjukkan seorang pria yang ditandu ke ambulans.
Monterey Park memiliki populasi penduduk sekitar 61 ribu jiwa, dengan wilayahnya terletak di sebelah timur Los Angeles dan terjepit di antara 10 dan 60 jalan raya. Sekitar 65 persen penduduk kota itu adalah orang Asia. Karenanya, banyak yang merayakan Imlek, yang merupakan hari libur tahunan terpenting di China.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



