70 Orang Lebih Tertimbun Longsoran Salju di Tibet, 28 Tewas!

AKURAT.CO Operasi penyelamatan para korban yang tertimbun longsoran salju di Daerah Otonomi Tibet di China telah dihentikan. Upaya itu berakhir pada Jumat malam waktu setempat, usai pihak berwenang menemukan setidaknya 28 orang tewas akibat longsoran salju.
Bencana di Tibet terjadi pada Selasa malam, dengan longsoran salju menutupi pintu keluar terowongan jalan raya di kota tenggara Nyingchi, membuat orang-orang terjebak di dalam kendaraan mereka. Longsoran salju terjadi karena dipicu oleh angin kencang dan cuaca yang menghabat, menurut tim penyelamat lokal dan media China Xinhua.
Tidak diketahui secara pasti berapa banyak orang yang masih hilang.
Namun, sebanyak 53 korban selamat telah berhasil ditemukan. Lima di antaranya menderita luka parah, kata media China Global Times, mengutip seorang pejabat pemerintah setempat.
Kantor berita Xinhua yang dikelola pemerintah mengatakan bahwa otoritas Tibet, dalam operasinya, mengerahkan hingga 1.348 petugas penyelamat. Sebanyak 236 peralatan juga dikirim guna membantu petugas menggali jalan sepanjang 7,5 km (4,66 mil).
Longsor salju yang terjadi menutupi jalan raya yang menghubungkan kota Pai di Kabupaten Mainling dan pintu keluar terowongan Doxong La di Kabupaten Medog.
Dengan ketinggian mencapai hampir 4.500 meter, gunung Doxong La memiliki medan lereng yang curam dan sebagian jalan dalam kondisi terjal, BBC dan The Guardian melaporkan.
Suhu yang meningkat, bagaimanapun, telah berperan dalam bencana longsor itu, kata para ahli dari markas penyelamatan darurat setempat kepada Xinhua.
Himalaya sering dilanda longsoran salju, karena menjadi rumah bagi gunung-gunung tertinggi di dunia.
Pada Oktober lalu, bencana serupa menimpa ekspedisi pendakian di Gunung Draupadi ka Danda-II, di negara bagian Uttarakhand di India utara. Saat itu, orang-orang terjebak longsoran salju, menyebabkan setidaknya 26 orang tewas.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



