Hari Bumi Sedunia: Dalai Lama Serukan Pengurangan Bahan Bakar Fosil dan Tanam Lebih Banyak Pohon

AKURAT.CO, Dalai Lama menyerukan pengurangan penggunaan bahan bakar fosil demi sumber energi terbarukan di seluruh dunia. Seruan ini disampaikan dalam pesan Hari Bumi yang fokus pada krisis iklim pada hari Jumat (22/4) lalu.
Pemimpin spiritual Tibet tersebut, seperti dilansir dari The Hindu menyatakan bahwa manusia, binatang, burung, dan serangga ingin dapat hidup dalam kehidupan yang bahagia dalam keberadaan kolektifnya.
"Sebagai seorang manusia, otak yang sangat luar biasa milik kita memberikan kita kesempatan untuk berbuat baik, tetapi jika kita melihat bagaimana dunia saat ini, kita harus berbuat lebih baik lagi," ujar pemimpin Tibet tersebut.
Lebih jauh, Dalai Lama menyerukan untuk lebih banyak mengembangkan pendidikan holistik yang mencakup nilai batin dengan mempertimbangkan kesejahteraan orang lain.
"Kita harus mengutamakan kepentingan global lebih dahulu," ujar Dalai Lama sambil menyebut dunia saling ketergantungan.
Ia merujuk energi matahari dan angin sebagai alternatif dari bahan bakar fosil dan meminta untuk memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap lingkungan, melalui menanam lebih banyak pohon dan memantau deforestasi dengan lebih ketat.
Saat ini, deforestasi dan degradasi hutan terjadi dalam tingkat yang sangat membahayakan di berbagai belahan dunia, seperti dilansir dari sebuah laporan dari Organisasi Agrikultur dan Pangan atau FAO PBB.
Meskipun selama tiga puluh tahun terakhir deforestasi cenderung menurun, organisasi tersebut memperkirakan sekitar 420 juta hektar hutan telah hilang sejak tahun 1990 yang disebabkan oleh konversi penggunaan ke lahan lain.
Dalai Lama menambahkan bahwa sepanjang hidupnya, ia telah melihat penurunan hujan salju di negara asalnya, Tibet dan Dharamsala, India.
"Sejumlah ahli memberi tahu saya bahwa ada risiko sejumlah tempat seperti Tibet nantinya berubah menjadi gurun pasir. Itulah kenapa saya berkomitmen untuk terus menyerukan untuk meningkatkan perlindungan lingkungan Tibet yang rapuh," tambah Dalai Lama.
Sementara itu, Presiden Joe Biden dijadwalkan akan mengumumkan pesannya dalam Hari Bumi Sedunia terkait penanganan krisis iklim pada hari Jumat (24/4) malam. Sedangkan sebelumnya, dalam pidatonya di Seattle, Biden memberikan sejumlah langkah dari pemerintahannya dalam meningkatkan perlindungan lingkungan dan membantu memerangi perubahan iklim pada Hari Bumi ke-52. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



