Perusahaan ini Bakal Bayar Rp86 Juta untuk yang Bersedia Mengendus Bau Kotoran Anjing

AKURAT.CO Sebuah perusahaan makanan hewan peliharaan berbasis tumbuhan di Inggris menawarkan untuk membayar pemilik anjing lebih dari USD 6.000 atau sekitar Rp86 juta untuk mengubah pola makan anjing mereka selama dua bulan. Tak hanya itu, si pemilik juga diminta untuk mengendus bau kotoran hewan peliharaannya.
Dilansir dari United Press International, OMNI adalah sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam makanan anjing nabati. Perusahaan tersebut mengatakan sedang mencari "pemilik anjing yang berdedikasi untuk mengendus kotoran anjing mereka, untuk menguji efek pola makan nabati terhadap pencernaan anjing mereka, bau kotoran, dan kesehatan umum."
Pendaftar yang menang akan dibayar USD 6.685,82 dan mendapatkan produk OMNI untuk diberikan kepada anjingnya selama dua bulan. Ia diharuskan melaporkan efek makanan tersebut terhadap frekuensi buang air besar hewan, bau kotoran, tingkat energi, perilaku, pola tidur, berat badan, dan kondisi bulu.
Anjing tersebut akan diperiksa oleh dokter hewan pada awal dan akhir periode dua bulan, kata OMNI.
Salah satu pendiri OMNI, Shiv Sivakumar, mengatakan pelanggan telah melaporkan perbaikan pencernaan, tingkat energi, dan kesehatan umum anjingnya setelah beralih ke makanan nabati.
"Tidak hanya itu, kami mendapatkan umpan balik bahwa kotoran anjing mereka telah membaik dalam hal warna, konsistensi, dan bau. Jadi, cara apa yang lebih baik untuk menunjukkan hal ini selain dengan bersedia membayar pemilik anjing untuk mengendus kotoran anjing mereka begitu mereka sudah beralih ke merek makanan anjing kami?" Sivakumar mengatakan di situs web perusahaan.
Sivakumar mengatakan perusahaan sedang berusaha untuk mengonfirmasi laporan dengan mengumpulkan data dari pemohon yang berhasil.
"Kami tahu bahwa ini adalah lowongan yang cukup aneh, tetapi kami juga tahu bahwa ini adalah cara bagi menunjukkan kepada pemilik anjing bahwa makanan anjing nabati dapat memperbaiki kotoran anjing mereka, kesehatan umum, dan kesehatan pencernaan,” ujarnya.
Aplikasi pendaftaran di situs web perusahaan diterima hingga 31 Maret mendatang. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
- 10Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional


