Akurat Logo

Cetak Sejarah, 'Baby Shark' Jadi Video YouTube Pertama yang Capai 10 Miliar Penayangan

Bani Maryanto | 14 Januari 2022, 11:10 WIB
Cetak Sejarah, 'Baby Shark' Jadi Video YouTube Pertama yang Capai 10 Miliar Penayangan

AKURAT.CO, Video lagu anak populer 'Baby Shark', telah mencapai tonggak sejarah baru, dengan menjadi video pertama yang capai 10 miliar penayangan di YouTube.

Padahal seperti diketahui, pada November 2020 lalu, Baby Shark sudah lebih dulu mencetak rekor, sebagai video yang paling banyak dilihat di platform YouTube. 

Video musik Baby Shark didalangi oleh perusahaan pendidikan Korea Selatan Pinkfong dan dibawakan oleh penyanyi Korea-Amerika, Hope Segoine. Baby Shark memulai debutnya pada tahun 2016 dan lebih dulu menjadi hit yang super viral di Asia. Barulah setelah sukses 'menjangkiti' telinga warga Asia, Baby Shark merambah ke kesadaran kolektif orang Amerika dan menjadi sangat 'booming' pada tahun 2019.

Sejak itu, lagu Baby Shark kerap diperdengarkan di acara-acara besar, termasuk muncul di TV Nickelodeon hingga pertunjukan langsung. Bahkan, pada Oktober 2019, saat Washington menuju ke Seri Dunia Baseball, lagu bayi hiu itu menjadi semacam yel-yel dan ada dimana-mana. Di dalam stadion, nyanyian itu menggema di tribun penonton. Dan selama pertandingan di Nationals Park di Washington, D.C., orang-orang dewasa dengan kostum hiu menyembul, menarikan tarian Baby Shark bersama dengan penonton lainnya. 

Ketenaran Baby Shark belum berhenti disitu. Pada satu titik, lagu ini berhasil menembus top 40 hit di Billboard Hot 100, hingga diparodikan oleh Jamie Tartt di serial televisi streaming komedi Apple TV+, 'Ted Lasso'.

Selama beberapa pertandingan Seri Kejuaraan Liga Nasional Baseball AS pada tahun 2019 lalu, lagu BabyShark menjadi semacam yel-yel populer bagi penonton-Alex Brandon/AP

Video YouTube yang paling banyak ditonton itu menggambarkan dua anak, laki-laki dan perempuan yang mendemonstrasikan tarian Baby Shark yang ikonik. Sementara dua bocah itu terus menari, hiu-hiu animasi dan keluarganya, termasuk 'Grandpa Shark' berkumis, berenang dengan tenang dan kemudian berusaha memburu anak-anak itu. Dalam narasi video musik itu, keluarga hiu gagal, dan anak-anak merayakan keselamatan mereka.

Menariknya, menurut CNN, kesuksesan video  musik Baby Shark justru adalah buah ketidaksengajaan. Pada tahun 2019, CEO Pinkfong AS Bin Jeong mengatakan kepada CNN bahwa perusahaan pada awalnya tidak mengharapkan klip seperti itu. Namun, pada akhirnya, Jeong mereka membiarkan para pencipta video itu bekreasi sendiri.

"Orang-orang yang berada di balik penciptaannya, membuatnya sendiri," ujar Jeong.

Untuk merayakan 'tonggak sejarah khusus' terbaru, Pinkfong mengundang anak-anak di seluruh dunia untuk berbagi 'momen Tarian Baby Shark' dengan perusahaan. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
E
Editor
Endarti