Akurat Logo

Berbatu Kecubung, Cincin Antik Penangkal Mabuk Ditemukan di Bekas Pabrik Anggur Kuno Israel

| 10 November 2021, 20:10 WIB
Berbatu Kecubung, Cincin Antik Penangkal Mabuk Ditemukan di Bekas Pabrik Anggur Kuno Israel

AKURAT.CO, Arkeolog Israel telah menemukan sebuah cincin di reruntuhan pabrik anggur kuno. Cincin itu diyakini digunakan untuk mencegah mabuk.

Menurut Otoritas Benda Antik Israel (IAA), cincin itu terbuat dari emas dengan batu permata setengah mulia berwarna ungu, diduga batu kecubung. Batu kecubung dipercaya oleh masyarakat di sana sebagai batu ke-12 di fondasi Yerusalem Baru dan dapat menangkal pengaruh minuman keras.

"Banyak manfaat yang melekat pada permata ini, termasuk mencegah efek samping minum-minum, yaitu mabuk," kata perwakilan IAA, Amir Golan, dilansir dari United Press International.

Tim arkeolog menemukan cincin itu di Yavne, Israel, dengan perkiraan berasal dari era Bizantium, antara abad ke-3 hingga abad ke-7.

Pabrik anggur ini dianggap sebagai yang terbesar yang dikenal di zaman Bizantium. Bagian tempat ditemukannya cincin itu pun berasal dari sekitar abad ke-7.

"Cincin emas bertatahkan batu kecubung dikenal di zaman Romawi. Kemungkinan cincin yang ditemukan itu milik para elite yang tinggal di kota tersebut pada awal ke-3 Masehi," tambah IAA.

Menurut otoritas, cincin itu kemungkinan milik orang kaya. Mereka diduga memakainya untuk menangkal mabuk atau sebagai simbol status.

Menurut para ahli, kilang anggur tersebut dikenal memproduksi anggur putih yang dijuluki anggur Gaza. Pabrik itu diduga menghasilkan lebih dari 500 ribu galon per tahun. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.