Akurat Logo

Perang Yaman: Seribu Anggota Houthi Tewas dalam Sebulan

Sopian | 6 Oktober 2020, 17:20 WIB
Perang Yaman: Seribu Anggota Houthi Tewas dalam Sebulan

AKURAT.CO, Sejak meletus 2014 lalu, Perang Saudara Yaman ternyata terus menelan korban, tidak terkecuali para pemberontak. Dalam laporan terbaru, seribu anggota kelompok Houthi bahkan dikatakan telah gugur hanya dalam waktu sebulan.

Mengutip Arab News, laporan jumlah pejuang Houthi yang tewas dikemukakan langsung oleh Menteri Pertahanan Yaman, Mohammed Al-Maqdishi pada Minggu (4/10) lalu.

Al-Maqdishi pun membeberkan bagaimana seribu pejuang Houthi tersebut tewas dalam pertempuran September lalu.

Lebih lanjut, Al-Maqdishi menerangkan bahwa milisi sokongan Iran tersebut tewas di sejumlah provinsi di Yaman.

Disebutkan pula bagaimana mereka berguguran ketika mencoba untuk mengusir pasukan pemerintah dan menguasai daerah-daerah baru.

Al-Maqdishi juga menyampaikan bahwa dari seribu yang tewas, 215 di antaranya adalah komandan lapangan Houthi. Sementara, sisanya mencakup perwira militer dengan beragam peringkat.

Komandan hingga para perwira Houthi itu juga dikatakan tewas tidak hanya karena bertempur dengan pasukan pemerintah, tetapi juga digempur oleh serangan udara koalisi Arab.

Selama beberapa bulan terakhir, pertempuran memang dilaporkan telah meningkat di sejumlah wilayah di Yaman, termasuk Hodeidah, Sanaa, Marib, Jouf, Dhale, hingga Al-Bayda.

Bentrokan paling sengit pun dilaporkan terjadi di Marib, di mana ribuan pasukan tentara dan anggota suku lokal sampai diterjunkan untuk meredam serangan Houthi.

Sementara, keberadaan Houthi di Marib dikatakan adalah untuk menguasai ladang minyak, gas utama, serta pembangkit listrik. Segala sumber daya penting ini rencananya akan digunakan Houthi untuk keperluan listrik wilayah yang mereka kuasai, Sanaa.

Namun, menurut Al-Maqdishi, upaya 'sia-sia' Houthi tersebut akhirnya bisa digagalkan oleh pasukan pemerintah dan para sekutu dari suku lokal. Al-Maqdishi juga memuji peran Arab karena telah memberi bantuan berupa serangan udara yang menargetkan Houthi serta logistik militernya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.