5 Fakta Nader Mahmoud Kouja, Hafiz Alquran yang Hanya Punya Satu Paru-paru

AKURAT.CO, Uni Emirat Arab (UEA) sedang menggelar Dubai Internasional Holy Quran Award (DIHQA), sebuah ajang kompetisi hafiz atau penghafal Alquran dari seluruh belahan dunia. Di antara para peserta, ada satu kontestan yang menarik perhatian masyarakat.
Dialah Nader Mahmoud Kouja, seorang hafiz yang hadir mewakili Lebanon. Bukan hanya keindahan bacaannya yang menarik perhatian, pemuda 21 tahun ini merupakan bukti mukjizat Tuhan. Ia diketahui punya keterbatasan fisik, yaitu hanya punya satu paru-paru.
Kondisi itu tentu membuat publik tercengang. Meski bermasalah dengan organ pernapasannya, Nader justru punya bakat luar biasa dalam menghafal Alquran, sebuah kemampuan yang tak dimiliki semua orang.
Dilansir dari Khaleej Times, inilah 5 fakta Nader Mahmoud Kouja.
1. Mampu menghafal Alquran di tengah keterbatasan fisiknya
Nama 'Nader' berarti 'langka' atau 'satu-satunya'. Sama seperti namanya, ia menderita kelainan langka, yaitu hidup dengan satu paru-paru saja. Akibatnya, Nader mengidap gangguan pernapasan.
Ajaibnya, di tengah keterbatasan fisiknya itu, ia dianugerahi bakat luar biasa, yaitu mampu menghafal Alquran dengan cepat.
"Dengan satu paru-paru saja, aku tahu menyelesaikan 'misi suci' ini tidak mudah. Namun, sungguh kehormatan bagiku bisa menghafal kata-kata Allah SWT," ungkapnya.
2. Hanya butuh 3 tahun menyelesaikan hafalan Alquran
Nader mulai mempelajari Alquran sejak umur 14 tahun di kelas pendidikan Alquran yang diadakan setiap hari di masjid. Uniknya, meski mengidap kelainan, hanya butuh 3 tahun pemuda Lebanon itu mampu menyelesaikan hafalannya.
Menurutnya, guru-gurunya sangat berjasa membantunya. Mereka selalu memotivasinya agar tak putus asa meraih cita-cita yang juga akan membuat mereka bahagia.
3. Merasa banyak mendapat manfaat dari menghafal Alquran
Menurut Nader, banyak manfaat yang didapatnya dari menghafal Alquran. Ia merasa lebih aman, lebih tenang, dan terinspirasi. Jiwa, hati, dan pikiran terasa lebih dekat dengan Sang Pencipta.
Menurutnya, menghafal Alquran bisa membuatnya bahagia di dunia dan akhirat.
"Alquran telah mempertajam ingatanku, meningkatkan kemampuan akademisku, dan membuat diriku lebih dihormati orang," tuturnya.
4. Bercita-cita menjadi seorang ulama yang kompeten
Di usianya yang ke-21, Nader telah menyelesaikan pendidikannya di bidang Syariah di Tripoli, Lebanon. Ia berharap bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dalam bidang yang sama agar bisa menjadi ulama kompeten di masa depan.
"Aku percaya pada hadis Nabi Muhammad yang mengatakan sebaik-baiknya Muslim adalah yang belajar Alquran dan mengajarkannya," ucapnya.
5. Baru pertama kali mengikuti kompetisi internasional
Meski penampilan dan bacaannya mampu memikat juri dan penonton di Dubai Chamber, rupanya ini pertama kalinya Nader mengikuti kompetisi berskala internasional.
Sebelumnya, ia sudah pernah mengikuti kompetisi hafiz Alquran dengan skala lokal dan meraih peringkat gemilang di semua kompetisi itu.
Dubai Internasional Holy Quran Award telah menjadi ajang kompetisi bergengsi untuk penghafal Alquran dari seluruh dunia.
"Sungguh istimewa dan sudah menjadi impian saya ikut dalam kontes bergengsi ini dan bertemu banyak penghafal Alquran dari seluruh dunia," kata Nader.
Sosok Nader Mahmoud Kouja bisa menjadi inspirasi bahwa setiap orang pasti punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Keterbatasan yang dimilikinya justru tak menghalanginya untuk tetap berusaha meraih prestasi. Meski hanya punya satu paru-paru, ia membuktikan tetap bisa memaksimalkan potensi yang dianugerahkan Tuhan padanya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



