Bebas Visa Dongkrak Kunjungan Wisatawan Eropa ke Vietnam hingga 60 Persen

AKURAT.CO Kebijakan bebas visa Vietnam bagi warga dari 12 negara Eropa mulai menunjukkan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata negara tersebut. Data terbaru dari platform perjalanan daring Agoda mencatat peningkatan minat wisatawan Eropa hingga 60 persen sejak kebijakan itu diberlakukan.
Menurut laporan Agoda, peningkatan terbesar datang dari Slovenia (77%), diikuti Polandia (74%), Bulgaria (72%), Rumania (69%), dan Slowakia (61%). Data ini didasarkan pada pencarian akomodasi yang dilakukan di platform Agoda antara 15 Agustus hingga 30 September, dengan periode check-in pada Oktober dan November 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Data ini menunjukkan dengan jelas bagaimana penyederhanaan prosedur masuk dan peningkatan aksesibilitas mampu mendorong kunjungan ke Vietnam dari wisatawan Eropa dan pasar jarak jauh lainnya,” ujar Vu Ngoc Lam, Country Director Agoda untuk Vietnam.
Mulai 15 Agustus 2025, Vietnam memberikan akses bebas visa hingga 45 hari bagi warga dari 12 negara, yakni Belgia, Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Hongaria, Luksemburg, Belanda, Polandia, Rumania, Slowakia, Slovenia, dan Swiss. Kebijakan ini berlaku untuk semua jenis paspor dengan tujuan wisata.
Tren peningkatan ini juga tercermin dalam data resmi pemerintah. Menurut Badan Pusat Statistik Vietnam, jumlah wisatawan Eropa ke Vietnam naik hampir 35 persen sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
Pada kuartal ketiga tahun ini saja, Vietnam menyambut 568.370 wisatawan asal Eropa, meningkat 38 persen dibanding kuartal sebelumnya dan 60 persen lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu.
Pemerintah Vietnam berharap kebijakan bebas visa ini dapat memperkuat posisi negara tersebut sebagai salah satu destinasi utama di Asia Tenggara, bersaing dengan Thailand dan Indonesia dalam menarik wisatawan jarak jauh dari benua Eropa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








