Seruan WHO untuk Gencatan Senjata di Gaza: Krisis Medis Memburuk, Puluhan Ribu Korban Jiwa

AKURAT.CO Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan kondisi "sangat parah" di Gaza Utara, menyusul kerusakan hebat pada fasilitas kesehatan akibat serangan Israel.
Dalam serangan terbaru, Rumah Sakit Kamal Adwan, salah satu dari sedikit pusat medis yang masih beroperasi, rusak parah dan hanya menyisakan tim kecil untuk merawat 200 pasien kritis.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan, serangan terhadap fasilitas kesehatan melanggar hukum internasional dan menyerukan "gencatan senjata segera."
Baca Juga: Keanggotaan BRICS Bantu Indonesia Percepat Perjanjian Bilateral
"Laporan mengenai kerusakan atau penghancuran fasilitas rumah sakit dan pasokan medis selama pengepungan sangat disesalkan,” ujar Tedros di platform X, dikutip pada Minggu (27/10/2024).
Konflik berkepanjangan ini telah mengakibatkan kematian lebih dari 820 warga Palestina, dengan 43.000 korban tewas sejak operasi dimulai.
Keadaan ini diperburuk oleh pengepungan yang mengakibatkan puluhan ribu korban tambahan, terutama perempuan dan anak-anak, serta Israel menghadapi tuntutan genosida di Mahkamah Internasional.
Baca Juga: Studi Terbaru: Tes Keseimbangan Satu Kaki Bisa Jadi Indikator Awal Penuaan
"Setiap serangan terhadap fasilitas kesehatan merupakan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional,” kata Tedros.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









