Klaim Donald Trump Soal Dana Badai Helene Picu Ketegangan Politik

AKURAT.CO Perselisihan politik mencuat setelah mantan Presiden Donald Trump mengklaim bahwa dana bantuan bencana untuk korban Badai Helene terpakai untuk migran, bukan untuk masyarakat yang terdampak langsung.
Gedung Putih membantah keras klaim ini, menyebutnya sebagai 'kebohongan berani' yang disebarkan oleh Partai Republik.
Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS), Alejandro Mayorkas, mengungkapkan bahwa Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) kekurangan anggaran untuk menangani sisa musim badai.
Trump dan sekutunya menyebutkan bahwa lebih dari $640 juta (sekitar Rp9,92 triliun) telah digunakan untuk perumahan migran, namun pejabat menjelaskan bahwa dana tersebut berasal dari program terpisah yang tidak terkait dengan bantuan bencana.
Baca Juga: Terungkap! Sosok Pelaku yang Ditahan Atas Dugaan Percobaan Pembunuhan Donald Trump di Florida
Dengan pemilu semakin dekat, Trump dan Kamala Harris terus berkampanye di negara bagian yang terdampak badai seperti Carolina Utara dan Georgia.
Trump juga menuding bahwa dana bantuan bencana telah dialihkan untuk mendukung imigrasi ilegal, meski tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.
"Banyak uang yang seharusnya pergi ke Georgia dan seharusnya pergi ke Carolina Utara dan yang lainnya akan pergi dan sudah pergi," ujar Trump, dikutip dari Bbc.com, Minggu (6/10/2024).
FEMA membantah tudingan Trump, menyatakan bahwa dana sebesar $45 juta (sekitar Rp697,5 miliar) telah disalurkan ke masyarakat terdampak Badai Helene, selain menyediakan jutaan makanan dan air.
Namun, kritik terhadap Trump menyebutkan bahwa pada 2019, selama masa kepresidenannya, dia sempat memindahkan $155 juta (Rp2,4 triliun) dari anggaran FEMA untuk program deportasi.
Isu ini menambah panas suasana politik menjelang pemilihan Gedung Putih yang tinggal beberapa minggu lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 6Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 7Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 8Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa








