Akurat Logo

Kronologi Kebakaran Bus Study Tour di Thailand yang Tewaskan 22 Siswa dan 3 Guru

Rahmat Ghafur | 3 Oktober 2024, 16:51 WIB
Kronologi Kebakaran Bus Study Tour di Thailand yang Tewaskan 22 Siswa dan 3 Guru

AKURAT.CO Kronologi tragedi kebakaran bus study tour di Thailand yang menewaskan 22 siswa dan 3 guru dan masih menjadi perbincangan netizen di media sosial.

Hal ini karena rasa empati netizen terhadap kebakaran tersebut, yang mengingatkan mereka pada tragedi Paiton 2003 di Indonesia.

Baca Juga: Viral Pria Smackdown Pacar di Jalan, Begini Cara Islam Memuliakan Perempuan

Kebakaran bus study tour di Thailand ini terjadi di persimpangan jalan Vibhavadi Rangsit dan Phahon Yothin, dekat pusat perbelanjaan Zeer Rangsit di Pathum Thani, pada Selasa (1/10/2024).

Tragedi ini tentunya masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat luas.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas ini bermula sekitar tengah hari waktu setempat.

Bus yang membawa rombongan siswa dari Sekolah Wat Khao Phraya Sangkharam, Provinsi Uthai Thani, mengalami kerusakan pada ban kiri di bagian depan.

Ban yang pecah tersebut kemudian terbakar dan api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bus.

Pengemudi yang kehilangan kendali berusaha menghentikan laju bus namun gagal. Bus menabrak pembatas jalan dan api semakin membesar.

Para penumpang yang sebagian besar masih anak-anak kesulitan menyelamatkan diri karena api berkobar dengan cepat.

Seperti diketahui, Thailand memiliki salah satu catatan keselamatan jalan yang paling memprihatinkan di dunia.

Baca Juga: Tiga Balita Korban Kebakaran Pulogadung karena Dikunci Oleh Ibunya di dalam Rumah

Kendaraan yang tidak aman dan perilaku mengemudi yang buruk berkontribusi pada tingginya angka kematian setiap tahunnya.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 20.000 orang kehilangan nyawa di jalan raya negara itu setiap tahun, yang berarti lebih dari 50 orang per hari secara rata-rata.

Dampak ekonomi akibat kematian dan cedera lalu lintas diperkirakan mencapai sekitar $15,5 miliar pada tahun 2022, yang setara dengan lebih dari tiga persen dari PDB, ungkap WHO.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.