AKURAT.CO Ledakan baru kembali mengguncang Lebanon pada Rabu (18/9/2024), sehari setelah insiden serupa yang menargetkan pager Hizbullah. Insiden ini telah menelan korban jiwa 14 orang dan melukai sekitar 450 orang.
Ledakan ini terjadi di beberapa wilayah, termasuk pinggiran Beirut, Nabatieh, Tyre dan Saida. Alat komunikasi genggam seperti walkie-talkie yang digunakan oleh anggota Hizbullah menjadi sumber ledakan tersebut.
Situasi semakin genting ketika ledakan terjadi saat pemakaman empat pejuang Hizbullah yang tewas sehari sebelumnya di Beirut. Tentara Lebanon telah mengimbau warga untuk menghindari berkumpul di sekitar lokasi kejadian guna memudahkan akses bagi tim medis.
Serangan terhadap alat komunikasi pager yang terjadi sebelumnya pada hari Selasa (17/9/2024), dilaporkan melukai hampir 3.000 orang, sebagian besar menderita luka serius di wajah dan tangan.
Hizbullah menuding Israel sebagai dalang serangan tersebut, namun Israel menolak memberikan komentar. AS juga membantah keterlibatan dalam serangan tersebut.
Dikutip dari Euronews.com, Jumat (20/9/2024), pemimpin Hizbullah, Hashem Safieddine, menyatakan akan ada 'hukuman khusus' sebagai balasan atas serangan tersebut.
Uni Eropa turut menyuarakan keprihatinannya atas situasi ini, dengan Josep Borrell mengecam serangan yang menargetkan warga sipil, termasuk anak-anak.
"Situasinya sangat mengkhawatirkan. Saya hanya bisa mengutuk serangan-serangan yang membahayakan keamanan dan stabilitas Lebanon," ujar Borrell.
Ketegangan antara Hizbullah dan Israel semakin memanas sejak bentrokan yang berlangsung selama lebih dari 11 bulan, menyusul serangan Hamas di Israel pada 7 Oktober yang memicu perang di Gaza.
Perang ini telah mengakibatkan ribuan korban jiwa dan memaksa puluhan ribu orang di kedua sisi perbatasan untuk mengungsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









