Viral Pangeran Arab Saudi Terbaring Koma hingga 18 Tahun Akibat Kecelakaan Mobil, Ternyata Begini Penjelasan Kondisinya

AKURAT.CO Media sosial dihebohkan dengan kisah Pangeran Arab Saudi, Al-Waleed bin Khaled bin Talal yang mengalami koma selama lebih dari 18 tahun.
Diketahui sang Pangeran Arab Saudi itu mengalami koma akibat kecelakaan mobil yang menimpanya pada 2005 lalu saat serang belajar di Sekolah Tinggi Militer, ia lantas dinyatakan mengalami pendarahan otak dan koma.
Selama Pangeran Arab Saudi itu koma, Al-Waleed dilaporkan sempat dua kali menggerakan bagian tubuh yakni pada 2019 dan 2021 lalu.
Baca Juga: Simak! Jadwal Idul Adha Tahun Ini Versi Muhammadiyah, Pemerintah dan Arab Saudi
Fenomena yang menimpanya membuat sang pangeran diberi julukan Sleeping Prince yang kemudian menjadi tanda tanya publik sebenarnya apa itu koma dan mengapa bisa terjadi selama bertahun-tahun?
Lebih lanjut, begini penjelasan lengkapnya dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (14/6/2024).
Diketahui, koma adalah kondisi saat seseorang mengalami kehilangan kesadaran yang berkepanjangan dan tergolong sebagai keadaan darurat medis.
Pasien yang mengalami koma wajib mendapat tindakan medis untuk menjaga kehidupan dan fungsi otaknya.
Terdapat beberapa penyebab seseorang mengalami koma, seperti cedera kepala traumatis, stroke, tumor otak, diabetes, kekurangan oksigen, infeksi, dan maish banyak lagi.
Baca Juga: Jokowi Minta Pemda Kembangkan 1 Produk Unggulan Pertanian: Penelitian Enggak Usah Banyak-banyak
Meski begitu, umumnya dokter melakukan serangkaian tes darah dan pemindaian otak untuk mengetahui penyebab koma secara pasti.
Selama mengalami koma, otak hanya akan mampu melakukan aktivitas yang cukup minim. Akibatnya, pasien koma tidak dapat sadarkan diri atau menujukkan tanda-tanda kesadaran meskipun masih dinyatakan hidup.
Selain itu, terdapat beberapa tingkatan kondisi yang dialami oleh pasien koma, yakni keadaan vegetatif yang peristen, keadaan sadar minimal, hingga kematian otak. Berikut rinciannya.
Baca Juga: Deretan Wanita Tercantik
1. Keadaan vegetatif yang persisten
Kondisi ini yakni pasien yang tidak dapat menyadari lingkungan sekitarnya dan tidak dapat bergerak dengan sendiri.
Terkadang kondisi ini juga dapat berlangsung tanpa batas waktu, jika terjadi maka kondisi ini disebut dengan kondisi vegetatif permanen.
2. Keadaan sadar minimal
Keadaan kesadaran ini seringkali terjadi ketika seorang pasien keluar dari keadaan vegetatif.
Biasanya, mereka menunjukkan tanda-tanda kesadaran yang terbatas dan mampu merespons rangsangan atau permintaan, seperti pegang tanganku.
Namun dalam waktu yang bersamaan, pasien akan mengalami kesulitan untuk mempertahankan kesadaran dalam jangka waktu yang lama.
3. Kematian otak
Kondisi ini adalah kondisi koma yang tidak dapat disembuhkan, kondisi ini mencakup kriteria tertentu salah satunya yakni kurangnya refleks tertentu.
Beberapa dokter akan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui apakah batang otak dan otak besar pasien masih berfungsi.
Baca Juga: Depan Caleg Terpilih, Hasto Sesumbar Bilang Hukum Indonesia Ditunggangi Penguasa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







