Iran Luncurkan Drone dan Rudal ke Wilayah Israel, Benjamin Netanyahu Ngumpet di Rumah Seorang Miliarder

AKURAT.CO Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan resmi untuk meluncurkan puluhan drone dan rudal guna menyerang wilayah Israel.
"Kami melancarkan operasi menggunakan drone dan rudal sebagai tanggapan atas kejahatan entitas Zionis yang menargetkan konsulat Iran di Suriah. Operasi tersebut dilakukan dengan puluhan rudal dan drone untuk menyerang sasaran tertentu di wilayah pendudukan", kata IRGC dalam sebuah pernyataan dilansir Aljazeera, Minggu (14/4/2024).
Akibat serangan tersebut, Juru Bicara Militer Israel, Daniel Hagari, mengatakan Israel akan menutup semua sekolah-sekolah serta membatasi kegiatan-kegiatan di luar ruangan.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Religi di Cirebon yang Cocok Dikunjungi saat Libur Lebaran
"Tidak akan ada kegiatan pendidikan ketika Minggu sekolah dimulai pada hari Minggu mengingat situasi keamanan. Mulai besok pagi dan beberapa hari mendatang, lembaga pendidikan, perkemahan harian, dan perjalanan yang direncanakan tidak akan dilakukan,” ucapnya dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi, dikutip Minggu (14/4/2024).
Selain itu, Israel juga akan membatasi jumlah orang yang diperbolehkan berkumpul di luar ruangan menjadi 1.000 orang, dan jumlah yang lebih kecil lagi di wilayah perbatasan, di mana pantai akan ditutup.
Wilayah udara Israel juga akan ditutup untuk kedatangan dan keberangkatan mulai pukul 22.30 waktu setempat, menurut otoritas bandara nasional.
Baca Juga: DPR Beri Rapor Bagus ke Pemerintah soal Kinerja Arus Mudik Lebaran Idulfitri 1445 H
Adapun, menurut laporan Walla News, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan keluarganya telah diungsikan ke rumah seorang miliarder bernama Simon Falic di Yerusalem. Kabarnya, rumah tersebut memiliki bunker beton bawah tanah.
Adapun serangan tersebut kemudian viral di media sosial, beberapa akun resmi seperti akun X @spectatorindex, mengatakan saat ini pertahanan udara dan militer Israel dalam siaga tinggi.
Berikut isi cuitan akun X @spectatorindex:
- Iran mengonfirmasi serangan drone 'besar-besaran', yang diyakini melibatkan lebih dari 50 drone yang diluncurkan ke arah Israel.
- Serangan dilaporkan mencakup rudal.
- Sumber-sumber Iran mengklaim drone juga telah diluncurkan dari Yaman.
- Wilayah udara Israel, Iran, Irak dan Yordania akan ditutup atau sudah ditutup.
- Sumber keamanan Irak mengkonfirmasi aktivitas drone Iran di negara tersebut.
- Pertahanan militer dan udara Israel dalam keadaan siaga tinggi.
- Kabinet perang Israel telah bersidang, Biden akan bertemu dengan pejabat senior keamanan.
- Serangan langsung Iran yang pertama terhadap wilayah Israel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








