Apa Itu UNRWA? Badan PBB yang Stafnya Dipecat karena Diduga Terlibat dalam Serangan di Israel

AKURAT.CO Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) saat ini tengah menjadi perhatian dunia internasional setelah Israel menuding sejumlah stafnya terlibat dalam serangan mematikan yang dilakukan oleh Hamas.
Sebagai respons terhadap tuduhan Israel, UNRWA telah memberhentikan beberapa stafnya dan berjanji untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terkait insiden tersebut.
Beberapa negara donor bantuan UNRWA juga telah memutuskan untuk menangguhkan sementara bantuannya kepada lembaga tersebut.
Di sisi lain, Israel berkomitmen untuk menghentikan kegiatan UNRWA di Jalur Gaza setelah perang berakhir.
Lalu, apa itu UNRWA dan bagaimana perannya? simak berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Itu UNRWA?
United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) adalah organisasi yang didirikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setelah perang Arab-Israel pada tahun 1948.
Pada tahun 1949, UNRWA dibentuk dengan tujuan memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina yang terusir akibat perang dan menjadi pengungsi.
UNRWA beroperasi di Tepi Barat, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza, serta menjalankan kegiatan di Yordania, Lebanon, dan Suriah, yang merupakan negara-negara tetangga yang menjadi tujuan sebagian besar pengungsi Palestina setelah peristiwa Nakba.
Lembaga ini aktif dalam berbagai bidang seperti pendidikan dasar dan kejuruan, layanan kesehatan dasar, bantuan sosial, perbaikan infrastruktur dan kamp, keuangan mikro, serta tanggap darurat.
UNRWA termasuk lembaga kemanusiaan terbesar di Gaza, sekitar 3.000 dari total 13 ribu stafnya tetap aktif bekerja meskipun wilayah tersebut dilanda perang.
Baca Juga: PBB Tuntut Gencatan Senjata Kemanusiaan di Gaza
Lembaga ini bertanggung jawab atas pengelolaan tempat penampungan untuk lebih dari satu juta orang dan memberikan bantuan makanan serta layanan kesehatan dasar.
Dikutip dari Al Jazeera, meskipun dalam situasi eskalasi perang, UNRWA tetap berupaya memberikan dukungan tersebut.
Sumber pendanaan UNRWA sebagian besar berasal dari kontribusi sukarela, dengan subsidi terbatas dari PBB yang digunakan khusus untuk biaya administrasi.
Kontribusi keberlanjutan dari berbagai negara di seluruh dunia dan Uni Eropa merupakan elemen penting dalam menjalankan misi UNRWA, karena pada tahun 2022, 94,9 persen dana berasal dari kontribusi tersebut.
Negara-negara seperti AS, Jerman, dan Uni Eropa menjadi penyumbang terbesar untuk organisasi bantuan pengungsi Palestina ini.
Baca Juga: Wasekjen MUI KH Ikhsan Abdullah: Produk Global Terafiliasi Israel Wajib Diboikot
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








