Akurat Logo

Apa Itu UNRWA? Badan PBB yang Stafnya Dipecat karena Diduga Terlibat dalam Serangan di Israel

Shalli Syartiqa | 29 Januari 2024, 16:00 WIB
Apa Itu UNRWA? Badan PBB yang Stafnya Dipecat karena Diduga Terlibat dalam Serangan di Israel

AKURAT.CO Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) saat ini tengah menjadi perhatian dunia internasional setelah Israel menuding sejumlah stafnya terlibat dalam serangan mematikan yang dilakukan oleh Hamas.

Sebagai respons terhadap tuduhan Israel, UNRWA telah memberhentikan beberapa stafnya dan berjanji untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terkait insiden tersebut.

Beberapa negara donor bantuan UNRWA juga telah memutuskan untuk menangguhkan sementara bantuannya kepada lembaga tersebut.

Di sisi lain, Israel berkomitmen untuk menghentikan kegiatan UNRWA di Jalur Gaza setelah perang berakhir.

Lalu, apa itu UNRWA dan bagaimana perannya? simak berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu UNRWA?

United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) adalah organisasi yang didirikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setelah perang Arab-Israel pada tahun 1948.

Pada tahun 1949, UNRWA dibentuk dengan tujuan memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina yang terusir akibat perang dan menjadi pengungsi.

UNRWA beroperasi di Tepi Barat, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza, serta menjalankan kegiatan di Yordania, Lebanon, dan Suriah, yang merupakan negara-negara tetangga yang menjadi tujuan sebagian besar pengungsi Palestina setelah peristiwa Nakba.

Lembaga ini aktif dalam berbagai bidang seperti pendidikan dasar dan kejuruan, layanan kesehatan dasar, bantuan sosial, perbaikan infrastruktur dan kamp, keuangan mikro, serta tanggap darurat.

UNRWA termasuk lembaga kemanusiaan terbesar di Gaza, sekitar 3.000 dari total 13 ribu stafnya tetap aktif bekerja meskipun wilayah tersebut dilanda perang.

Baca Juga: PBB Tuntut Gencatan Senjata Kemanusiaan di Gaza

Lembaga ini bertanggung jawab atas pengelolaan tempat penampungan untuk lebih dari satu juta orang dan memberikan bantuan makanan serta layanan kesehatan dasar.

Dikutip dari Al Jazeera, meskipun dalam situasi eskalasi perang, UNRWA tetap berupaya memberikan dukungan tersebut.

Sumber pendanaan UNRWA sebagian besar berasal dari kontribusi sukarela, dengan subsidi terbatas dari PBB yang digunakan khusus untuk biaya administrasi.

Kontribusi keberlanjutan dari berbagai negara di seluruh dunia dan Uni Eropa merupakan elemen penting dalam menjalankan misi UNRWA, karena pada tahun 2022, 94,9 persen dana berasal dari kontribusi tersebut.

Negara-negara seperti AS, Jerman, dan Uni Eropa menjadi penyumbang terbesar untuk organisasi bantuan pengungsi Palestina ini.

Baca Juga: Wasekjen MUI KH Ikhsan Abdullah: Produk Global Terafiliasi Israel Wajib Diboikot

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.