Akurat Logo

Israel Klaim Temukan Pabrik Senjata Bawah Tanah Terbesar di Gaza

Sulthony Hasanuddin | 9 Januari 2024, 11:14 WIB
Israel Klaim Temukan Pabrik Senjata Bawah Tanah Terbesar di Gaza

 

AKURAT.CO Pasukan Israel melaporkan telah menemukan apa yang mereka katakan sebagai tempat produksi senjata terbesar yang sejauh ini ditemukan di Gaza pada Selasa (9/1/2024).

Menurut Israel, tempat produksi senjata tersebut berisi bengkel-bengkel bawah tanah yang digunakan untuk memproduksi rudal jarak jauh yang mampu menghantam target di Israel utara.

Selain rudal, bengkel-bengkel tersebut juga memproduksi salinan atau adaptasi amunisi standar seperti peluru mortir dan terhubung melalui terowongan bawah tanah ke jaringan terowongan yang digunakan untuk mengangkut senjata-senjata ke unit-unit tempur di seluruh Jalur Gaza.

Militer Israel lalu mengajak sekelompok wartawan untuk mengunjungi lokasi di daerah Bureij yang telah hancur akibat pemboman dan pertempuran darat selama berminggu-minggu.

Baca Juga: Covid-19 Meningkat di Eropa, Spanyol Pertimbangkan Aturan Wajib Masker

Berbagai tabung dan komponen logam serta selongsong peluru ditumpuk di area bengkel. Sementara di area lain, terlihat rak-rak logam panjang yang menyimpan dengan lift yang mengarah ke terowongan.

"... Dari lift, roket-roket itu ditempatkan di tempat yang aman dan kemudian turun ke area lain di dalam sistem terowongan," kata juru bicara militer Laksamana Muda Daniel Hagari.

"Di satu tempat Anda membuat roket, di tempat lain Anda meluncurkannya," katanya.

Situs tersebut merupakan yang terbaru dari serangkaian instalasi terowongan yang luas yang berhasil direbut oleh militer sejak invasi ke Gaza, setelah serangan 7 Oktober terhadap Israel selatan oleh Hamas.

Para pejabat Israel mengatakan bahwa Hamas sengaja menempatkan infrastruktur militer termasuk terowongan di wilayah sipil untuk mempersulit serangan mereka.

Baca Juga: Petinggi Pasukan Elite Hizbullah Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon

Namun, Hamas membantah hal ini dan mengatakan bahwa Israel menyerang target sipil tanpa pandang bulu.

Lebih dari 22.000 warga Palestina telah terbunuh dalam operasi Israel dan sebagian besar dari 2,3 juta penduduk terpaksa mengungsi ke daerah kecil di selatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.