Puluhan Bayi Prematur Di Rumah Sakit Al-Shifa Dievakuasi Ke Gaza Selatan

AKURAT.CO Pasien yang paling rentan di Rumah Sakit al-Shifa, puluhan bayi yang lahir prematur dan dalam kondisi kritis, telah dievakuasi ke selatan Jalur Gaza.
Diketahui, 31 bayi berhasil dievakuasi dari total keseluruhan 39 bayi yang ditinggalkan tanpa inkubator ketika pasukan Israel menyerbu rumah sakit tersebut hingga kekurangan pasokan medis.
Kabar gembira tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Rumah Sakit di Gaza, Mohammad Zaqout, mengatakan bahwa 31 bayi prematur di Rumah Sakit al-Shifa telah dievakuasi bersama dengan tiga dokter dan dua perawat.
Dikutip dari Aljazeera, Rumah Sakit Nasser di Gaza Selatan, mengatakan bayi-bayi tersebut sedang dalam perjalanan ke rumah sakit di Gaza Selatan menaiki enam ambulan Bulan Sakit Merah Palestina (PRCS).
Baca Juga: Apa Itu Perisai Manusia? Mengapa Israel Menggunakan Istilah Tersebut Di Gaza
Menurut pejabat dan para dokter Palestina, pasukan Israel memerintahkan para mereka, pasien, dan pengungsi di Rumah Sakit al-Shifa di Gaza untuk mengevakuasi kompleks medis tersebut, bahkan memaksa beberapa orang untuk pergi dengan menondongkan senjata.
Di sisi lain, menurut laporan tim WHO yang mengujungi rumah sakit itu masih terdapat ratusan pasien di al-Shifa, termasuk banyaknya pasien yang berada dalam kondisi sangat kritis, pasien trauma dengan luka infeksi parah, hingga pasien dengan cedera tulang belakang yang tidak dapat bergerak.
"Pasien dan staf kesehatan yang mereka ajak bicara sangat ketakutan akan keselamatan dan kesehatan mereka. Memohon untuk dievakuasi," ungkapnya.
Baca Juga: Sunco Produk Mana dan Apakah Produk Israel? Ini Daftar Minyak Goreng Produk Indonesia
Dokter mengatakan empat bayi meninggal dalam penggerebekan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








