AKURAT.CO, Pesawat luar angkasa India melalui misi Chandrayaan-3 berhasil melakukan pendaratan di Bulan pada Rabu (23/8/2023).
Pesawat antariksa tersebut terekam mendarat mulus di bagian kutub selatan Bulan. Momen tersebut lantas disambut meriah oleh masyarakat India.
Sebelumnya, India sempat meluncurkan misi Chandrayaan-2 pada tahun 2019. Namun misi tersebut gagal karena mengalami gangguan dan akhirnya menabrak permukaan bulan.
Lantas apa misi Chandrayaan-3 yang berhasil mengukir sejarah bagi India ini? Simak selengkapnya penjelasan di bawah ini.
Baca Juga: India Luncurkan Pesawat Antariksa Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan Bulan
Misi Chandrayaan-3
Dikutip dari berbagai sumber pada Kamis (31/8/2023), berikut serba-serbi misi Chandrayaan-3 dari India:
Sesuai dengan namanya Chandrayaan-3 adalah misi antariksa ketiga yang dirancang oleh Indian Space Research Organization (ISRO). Misi ini merupakan hasil evaluasi dari misi Chandrayaan-2 yang mengalami kegagalan upaya pendaratan.
Chandrayaan-3 merupakan misi yang menggunakan total tiga wahana antariksa untuk menjelajah di bulan.
Pertama ada misi Chandrayaan-1 yang sukses dalam misi mengitari bulan dan meneliti permukaan serta potensi mineralnya pada tahun 2008.
Selanjutnya ada Chandrayaan-2 yang diluncurkan untuk mendarat ke bulan, akan tetapi misi ini gagal karena wahana pendaratannya terhempas.
Tujuan misi Chandrayaan-3
Misi Chandrayaan-3 diterbangkan bukan tanpa tujuan. Misi Chandrayaan-3 bertujuan untuk mendemonstrasikan pendaratan aman dan lembut di permukaan bulan.
Selanjutnya, misi ini juga ditujukan untuk mendemonstrasikan Rover berkeliling di bulan dan yang pasti Chandrayaan-ini diproyeksikan untuk melakukan eksperimen ilmiah di tempat.
Timeline peluncuran misi
Pendaratan Chandrayaan-3 tentu sudah disiapkan dari jauh-jauh hari, diluncurkan pertama kali pada 14 Juli 2023 pukul 14.35 waktu India di atas Landasan Kendaraan Peluncuran medium-lift Rocket III (LVM3).
Adapun timeline lengkapnya sebagai berikut:
- 07 Juli 2023
Tes kelistrikan kendaraan selesai. Peluncuran ini dapat disaksikan dari Launch View Gallery di SDSC-SHAR, Sriharikota.
- 11 Juli 2023
Latihan Peluncuran dengan simulasi seluruh persiapan dan proses peluncuran yang berlangsung selama 24 jam telah selesai.
- 14 Juli 2023 (peluncuran perdana)
Kendaraan LVM3 M4 berhasil meluncurkan Chandrayaan-3 ke orbit. Chandrayaan-3 pada orbitnya yang tepat telah memulai perjalanannya ke Bulan. Kesehatan pesawat luar angkasa normal.
- 15 Juli 2023
Manuver peningkatan orbit pertama (Earthbound shooting-1) berhasil dilakukan di ISTRAC/ISRO, Bengaluru. Pesawat luar angkasa berada di orbit 41.762 km x 173 km.
- 17 Juli 2023
Manuver peningkatan orbit kedua dilakukan. Pesawat luar angkasa tersebut berada di orbit 41.603 km x 226 km.
- 22 Juli 2023
Manuver peningkatan orbit keempat (penembakan perigee menuju bumi) telah selesai. Pesawat luar angkasa tersebut berada di orbit 71.351 km x 233 km.
- 25 Juli 2023
Manuver peningkatan orbit dilakukan pada 25 Juli 2023. Penembakan berikutnya (TransLunar Injection) direncanakan pada 1 Agustus 2023.
- 01 Agustus 2023
Pesawat ruang angkasa dimasukkan ke dalam orbit translunar. Orbit yang dicapai adalah 288 km x 369328 km. Penyisipan Orbit Bulan (LOI) direncanakan pada 5 Agustus 2023.
- 05 Agustus 2023
Chandrayaan-3 berhasil dimasukkan ke orbit bulan. Orbit yang dicapai adalah 164 km x 18074 km.
- 06 Agustus 2023
Pesawat luar angkasa berada dalam orbit 170 km x 4313 km mengelilingi bulan.
- 09 Agustus 2023
Orbit Chandrayaan-3 berkurang menjadi 174 km x 1437 km setelah dilakukan manuver
- 14 Agustus 2023
Misinya sedang dalam tahap sirkularisasi orbit. Pesawat luar angkasa itu berada di orbit 151 km x 179 km.
- 16 Agustus 2023
Pesawat luar angkasa berada di orbit 153 km x 163 km setelah ditembakkan
- 17 Agustus 2023
Modul Pendarat berhasil dipisahkan dari Modul Propulsi. Deboosting direncanakan pada 18 Agustus 2023.
- 19 Agustus 2023
Modul Pendarat berada dalam orbit 113 km x 157 km mengelilingi bulan. De-boosting kedua direncanakan pada 20 Agustus 2023.
- 20 Agustus 2023
Modul Pendarat berada di orbit 25 km x 134 km. Penurunan bertenaga diperkirakan akan dimulai pada tanggal 23 Agustus 2023.
- 23 Agustus 2023 (pendaratan di Bulan)
Pesawat luar angkasa Chandrayaan-3 telah berhasil mendarat dengan lembut di bulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK





