Akurat

Vietnam Larang Pemutaran Film Barbie Sebab Tampilkan Peta Laut China Selatan

Tia Nurullatifah | 4 Juli 2023, 12:53 WIB
Vietnam Larang Pemutaran Film Barbie Sebab Tampilkan Peta Laut China Selatan

AKURAT.CO Vietnam melarang pemutaran film karya Warner Bros, Barbie, diputar di negara mereka.

Hal tersebut sebab terdapat adegan yang menampilkan wilayah yang diklaim secara sepihak oleh China di Laut China Selatan.

Nine-dash line atau sembilan garis putus-putus berbentuk U telah digunakan pada peta China untuk menggambarkan klaimnya atas wilayah yang luas di Laut China Selatan, termasuk petak-petak yang dianggap Vietnam sebagai landas kontinennya.

Di mana Vietanam telah memberikan konsesi minyak di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, Barbie merupakan film terbaru yang dilarang negara itu sebab menggambarkan nine-dash line China yang kontroversial.

Nine dash line sendiri sudah ditolak dalam putusan artbitrase internasional oleh pengadilan di Den Haag pada 2016 lalu. Namun, China menolak mengakui keputusan tersebut.

Banyak Film Ditolak Vietnam

Pada 2019 lalu, Pemerintah Vietnam juga pernah menarik film animasi DreamWorks berjudul Abominable.

Sementara, pada tahun 2022 pemerintah melarang film aksi produksi Sony, Uncharteres, karena alasan yang sama. Netflix juga menarik drama spionase Australia, Pine Gap, pada 2021.

Film Barbie semula dijadwalkan tayang di Negeri Ho Chi Minh pada 21 Juli, bersamaan dengan di Amerika Serikat.

"Kami tidak memberikan izin bagi film Amerika Barbie untuk dirilis di Vietnam karena film ini memuat gambar sembilan garis putus-putus yang menyinggung," lapor surat kabar pemerintah Toui Tre, mengutip pernyataan Kepala Departemen Perfilman Vietnam, Vi Kien Thanh.

Sebagai informasi, badan pemerintahan tersebutlah yang bertanggung jawab mengeluarkan lisensi dan menyensor film-film asing di negara itu.

Sementara itu, Warner Bros tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters terkait keputusan tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.