AKURAT.CO Recep Tayyip Erdogan baru-baru ini berjanji kalau pemerintahannya ke depan tidak akan disusupi oleh kaum LGBT.
Hal itu dikatakan Erdogan di hadapan pendukungnya dalam situasi Pilpres yang akhirnya dimenangkannya.
Menanggapi itu, komunitas LGBT di Turki merasa takut atas pernyataan Erdogan, apalagi usai dinyatakan menang di Pilpres.
Dikutip dari samaenglish.tv, aktivis LGBT Ilker Erdogan mengaku kaum LGBT jadi sasaran kemarahan di pemerintahan Erdogan selanjutnya.
"Sejak saya lahir saya merasakan diskriminasi, homohobia, dan kebencian. Saya sangat takut dan mempengaruhi psikologis saya. Mereka akan coba mencekik saya," kata Ilker.
Diketahui, rezim Erdogan dikenal sebagai presiden konservatif yang menentang LGBT karena menilai budaya itu diadopsi dari Barat.
"Agama" yang diimpor dari Barat dan melibatkan perkawinan antara hewan dan manusia" begitu kata Menteri Dalam Negeri Turki, Erdogan Suleyman Soylu.
Menanggapi itu, aktivis LGBT Turki lainnya, Ameda Murat Karaguzu menilai pidato Erdogan akan memicu permusuhan terhadap kaum gay.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




