Biadab! Perang Geng Haiti Tewaskan 148 Orang, Beberapa Korban Dibakar Hidup-hidup

AKURAT.CO, Sedikitnya 148 orang tewas di Port-au-Prince, Haiti, sejak 2 geng melancarkan perang habis-habisan akhir bulan lalu. Beberapa di antara korban bahkan dibakar hidup-hidup, menurut sebuah organisasi HAM pada Selasa (10/5).
"Setidaknya 148 orang dibunuh, termasuk 7 bandit yang dieksekusi oleh pemimpin mereka pada 24 April hingga awal Mei," ungkap Jaringan Nasional untuk Pertahanan HAM (RNDDH), dilansir dari Gulf News.
Kelompok HAM tersebut mengecamnya sebagai pembantaian yang luar biasa keji. Menurut penyelidikan mereka, para korban dibunuh dengan senjata api dan pisau. Beberapa bahkan dibakar hidup-hidup di dalam rumah mereka sendiri yang dibakar atau di jalan dengan ban.
"Sebagian besar wanita dan anak perempuan yang dibunuh telah diperkoasa sebelumnya," tambahnya.
Organisasi Haiti itu menemukan kuburan massa berisi 30 mayat. Mereka dikubur oleh salah satu geng setelah dibiarkan membusuk di jalan di bawah terik matahari Karibia. Mayat lainnya dibuang oleh para pembunuh ke dalam sumur atau jamban.
Sementara itu, pada Jumat (6/5), PBB telah mengetahui pembunuhan sedikitnya 75 warga sipil dalam peningkatan kekerasan terbaru ini, termasuk perempuan dan anak-anak.
Setidaknya 9 ribu penduduk di lingkungan terdampak pun telah meninggalkan rumah mereka. Mereka mengungsi ke kerabat atau tempat sementara, seperti gereja dan sekolah.
Meski kekerasan sedikit mereda dalam beberapa hari terakhir, sebagian besar warga yang melarikan diri belum kembali ke rumah mereka. Pasalnya, mereka takut kekerasan kembali meletus.
Selama beberapa dekade, geng-geng bersenjata telah mengamuk di lingkungan termiskin di Port-au-Prince. Mereka pun secara drastis memperketat cengkeramannya di kota dan negara itu dalam beberapa tahun terakhir. Akibatnya, angka pembunuhan dan penculikan meroket. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





