Tak Sadar sedang Hamil, Wanita Belanda Ini Kaget Lahirkan Bayi di Klinik Gigi

AKURAT.CO, Seorang wanita di Belanda terkejut kala ia melahirkan bayinya di kursi dokter gigi. Pasalnya, ia tak tahu kalau selama ini hamil. Perutnya tak membuncit dan menstruasinya tetap teratur.
Dilansir dari Daily Star, kejadian ini bermula saat Jessica Aaldering merasa sakit perut seperti dihujam setelah mengantar putranya ke sekolah. Awalnya, ia pikir rasa sakit itu akibat jatuh sebelumnya, saat ia terpeleset di tengah cuaca buruk.
Beruntung seorang petugas polisi bernama Rob van Duuren melintas dan melihatnya kesakitan. Polisi itu pun bergegas membantunya dan menuntunnya ke klinik dokter gigi di dekat sana. Tak lama setelah masuk ke klinik gigi, wanita 23 tahun itu melahirkan seorang bayi lelaki.
"Semuanya terjadi begitu cepat, saya hampir tak punya waktu untuk duduk di kursi dokter gigi," ujar Aaldering.
Proses persalinan berlangsung sangat cepat, sampai-sampai Van Duuren yang membantunya hampir tak punya waktu untuk mengenakan sarung tangan. Van Duuren mengaku ia hanya bisa 'menangkap' bayinya.
Namun, akibat persalinan yang terlalu cepat, tali pusar bayi itu terputus. Para petugas pun menyadari bayi yang diberi nama Herman itu tak bernapas dan tak bersuara.
Van Duuren bergegas memijat dada Herman. Untungnya, Herman mulai menghela napas pertamanya dan menangis. Tak berapa lama kemudian, ambulans tiba di sana dan membawa Jessica serta Herman ke rumah sakit.
Setelah diperiksa, Herman lahir 10 pekan lebih awal dan ada robekan di paru-parunya. Namun, ia dilaporkan baik-baik saja usai dirawat di inkubator.
Belum reda syoknya usai mendadak melahirkan bayi, Jessica kembali dibuat kaget oleh tagihan dari klinik gigi sebesar 183,57 poundsterling (Rp3,6 juta). Pasalnya, ruang tempatnya melahirkan menjadi sangat kotor dan butuh biaya tak sedikit untuk membersihkannya.
"Sangat aneh mereka berani mengirimi saya tagihan. Saat kejadian, polisi masuk ke sana dan bertanya apakah saya boleh melahirkan di sana. Ternyata boleh, tapi tak disangka saya kini harus membayar mahal. Saya juga tak menginginkannya, bukan?" keluh Aaldering.
Ia mengklaim asuransinya tak akan mengganti biayanya. Klinik gigi itu pun dilaporkan mengatakan asuransi mereka juga tak akan membayarnya. Akhirnya, petugas polisi yang membantunya melahirkan menggagas penggalangan dana untuk membayar tagihan itu. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





