Pedofil Terburuk Inggris Tewas Disodomi, Pelaku: Biar Dia Ikut Merasakan Sakitnya Para Korban

AKURAT.CO, Bagi warga Inggris, sosok Richard Huckle (33) pastilah tidak asing lagi. Dijuluki sebagai 'pedofil terburuk Inggris', Huckle dituding melakukan pelecehan terhadap hampir 200 anak selama menjadi fotografer serta guru Kristen di Malaysia.
Karena kejahatannya itu, Huckle sempat divonis 22 hukuman seumur hidup. Namun, pada 13 Oktober 2019 lalu, Huckle ditemukan tewas di sel tahanannya.
Huckle diketahui dicekik hingga ditikam 22 kali oleh rekan narapidananya sendiri, Paul Fitzgerald (30). Laporan juga sempat menyebut bagaimana saat dibunuh, kerongkongan Huckle ikut dijejali kondom.
Satu tahun berselang, kasus kematian Huckle kini kembali menggegerkan publik.
Pasalnya, dalam persidangan terbaru, Fitzgerald mengaku tidak hanya membunuh Huckle, tetapi juga melecehkannya secara seksual.
Adapun alasannya adalah lantaran Fitzgerald ingin agar Huckle bisa merasakan penderitaan anak-anak yang jadi korban pelecehan seksual.
Mengutip Metro, pengakuan Paul tersebut dibacakan selama persidangan di Pengadilan Hull Crown Rabu (18/11) siang waktu setempat.
Saat itu, Fitzgerald dikatakan telah menganiaya Huckle sebelum tewas. Di antaranya termasuk mencekik dengan pengikat, mendorong pena dari hidung ke otak, hingga memasukkan peralatan dapur ke dalam anus Huckle.
Jaksa Alistair Neil Macdonald menjelaskan bahwa penyisipan objek ke dalam anus dan otak merupakan 'bentuk hukuman' atas kejahatan Huckle dari Fitzgerald.
Macdonald lalu menambahkan bahwa serangan kepada Huckle telah 'direncanakan dan dipertimbangkan dengan hati-hati' oleh Fitzgerald.
"Dalam wawancaranya dengan konsultan bernama Dr Shenoy, Fitzgerald mengatakan serangannya adalah 'keadilan puitis'," kata Macdonald di pengadilan.
"Terdakwa mengatakan kepadanya (Shenoy) 'Ini adalah pria yang memperkosa dan melecehkan anak-anak untuk bersenang-senang. Dia bisa saja membunuh mereka juga. Aku cenderung berpikir dia melakukan lebih buruk dari sekedar memperkosa mereka," ucap Macdonald.
Macdonald juga membeberkan bahwa selama berbicara dengan Shenoy, Fitzgerald menyebut bahwa Huckle adalah 'pedofil terburuk di Inggris'.
Lebih lanjut, Macdonald menyampaikan kepada juri untuk segera memutuskan apakah Fitzgerald bersalah atas pembunuhan, atau karena faktor gangguan jiwa seperti yang diperdebatkan pembela.
Terlebih, pada saat pembunuhan, terdakwa menderita Gangguan Kepribadian Campuran, Psikopati, hingga Gangguan Identitas Gender.
Sidang Fitzgerald diperkirakan masih akan berlangsung lima hari, dan terus berlanjut.
Sementara sidang masih berlangsung, Fitzgerald sendiri sebelumnya ditahan karena kasus pelecehan seksual. Dia dipenjara tanpa batas waktu pada tahun 2009 karena serangan seks pada seorang 'dog walker'.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai


