Aktivis Hewan Imbau untuk Tidak Bunuh Nyamuk yang Sedang Mengisap Darah

AKURAT.CO, Seorang aktivis hak hewan mendesak orang-orang untuk tidak membunuh nyamuk, tetapi sebaliknya membiarkan serangga menggigit mereka. Aymeric Caron, yang juga seorang presenter TV Prancis, mengatakan serangga mengisap darah manusia untuk mendapatkan protein untuk telur mereka dan tidak boleh ditepuk.
Ia mengatakan bahwa membunuh nyamuk adalah hal yang memalukan, terutama bagi kelompok anti-specist, sebab nyamuk-nyamuk itu adalah "ibu yang berusaha mencari makan untuk anak-anak mereka". Anti-specist adalah kelompok yang berpandangan bahwa semua spesies harus diperlakukan sama.
Caron mengaku ia selalu membiarkan dirinya digigit nyamuk, kecuali di Afrika yang punya risiko malaria tinggi.
"Seseorang dapat menganggap donor darah dari waktu ke waktu kepada seekor serangga yang hanya berusaha memberi makan anak-anaknya bukanlah sebuah drama," kata Caron dalam sebuah video, dilansir dari laman Mirror, Minggu (4/8).
Caron juga mengatakan lebih baik menggunakan penolak nyamuk alami seperti serai, minyak lavender, atau bawang putih, untuk mencuci secara teratur dan menghindari penggunaan parfum.
Tetapi pekerja perlindungan hewan Inggris mengatakan komentarnya adalah langkah terlalu jauh dan tidak membantu.
Toni Vernelli, kepala kelompok kesejahteraan hewan Animal Equality di Inggris, mengatakan dia akan membatasi perlakuan setara terhadap hewan pada parasit yang membawa malaria dan membunuh jutaan orang per tahun.
“Bagi kebanyakan orang, ini adalah langkah yang terlalu jauh dan gangguan. Ini tidak membantu dalam mencoba mendidik orang tentang penderitaan hewan di peternakan, dan tidak terkait dengan kampanye kesejahteraan hewan," katanya.
Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan bahwa ada 219 juta kasus malaria di seluruh dunia pada tahun 2017, dan 435.000 kematian.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 5Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia



