Begini Bentuk Doa Nabi Ketika Negeri Ditimpa Wabah Penyakit Menular

AKURAT.CO, Indonesia hingga hari ini masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19. Virus Corona telah menjadikan aktivitas umat manusia banyak berubah secara online. Virus itu telah membunuh ribuan warga bangsa.
Abdullah Said Manduh dalam kitab Taqrib Tuhfat al-Asraf bi Ma'rifat al-Athraf menyebut hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Sayidah Aisyah, dia berkata:
قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ وَهْىَ وَبِيئَةٌ فَاشْتَكَى أَبُو بَكْرٍ وَاشْتَكَى بِلاَلٌ فَلَمَّا رَأَى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- شَكْوَى أَصْحَابِهِ قَالَ اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْمَدِينَةَ كَمَا حَبَّبْتَ مَكَّةَ أَوْ أَشَدَّ وَصَحِّحْهَا وَبَارِكْ لَنَا فِى صَاعِهَا وَمُدِّهَا وَحَوِّلْ حُمَّاهَا إِلَى الْجُحْفَة
Artinya: "Kami datang ke Madinah dalam kondisi terjangkit wabah, kemudian Abu Bakar dan Bilal menderita sakit, ketika Rasulullah Saw mengetahui kondisi para sahabatnya, beliau berdoa; Allohumma habbib ilainal madiinata kamaa habbabta makkata aw asyadda, wa shahih-ha wa baarik lanaa fi shoo-‘ihaa wa muddihaa wa hawwil hummaahaa ilal juhfah."
Adapun doa Nabi Saw ketika Madinah terkena wabah adalah sebagai berikut:
اللهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْمَدِينَةَ كَمَا حَبَّبْتَ مَكَّةَ أَوْ أَشَدَّ، وَصَحِّحْهَا، وَبَارِكْ لَنَا فِي صَاعِهَا وَمُدِّهَا، وَحَوِّلْ حُمَّاهَا إِلَى الْجُحْفَةِ
Allohumma habbib ilainal madiinata kamaa habbabta makkata aw asyadda, wa shahih-ha wa baarik lanaa fi shoo-‘ihaa wa muddihaa wa hawwil hummaahaa ilal juhfah.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah kecintaan kepada kami terhadap kota Madinah sebagaimana Engkau memberikan kepada kami kecintaan terhadap Makkah, atau bahkan lebih dari Makkah. Jadikanlah Madinah sebagai kota yang sehat, dan berikanlah keberkahan pada takaran sha’ dan takaran mudd kami, serta pindahkan penyakitnya ke Juhfah."
Yuk, baca doa ini agar pandemi Covid-19 seger berlalu.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



