Akurat Logo

Menko Polkam Akui Beratnya Penanganan Karhutla, Butuh Dukungan Semua Pihak

Ayu Rachmaningtyas | 16 Oktober 2026, 19:33 WIB
Menko Polkam Akui Beratnya Penanganan Karhutla, Butuh Dukungan Semua Pihak
Menko Polkam, Dudung Abdurachman, memantau pemadaman karhutla di Kota Palembang. - Foto: Humas Kemenko Polkam

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Dudung Abdurachman, menyampaikan beratnya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang telah berlangsung selama dua bulan terakhir.

Pemerintah pun bergerak mempercepat operasi pemadaman, termasuk mengatasi keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi petugas di lapangan.

Hal itu disampaikan Dudung usai meninjau langsung operasi pemadaman karhutla di Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang, dengan didampingi di antaranya Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, pada Kamis (15/10/2026).

"Saya sudah ke lapangan walaupun hanya beberapa menit bersama kapolda, gubernur, pangdam, serta jajaran dari jajaran matra TNI, kementerian terkait, dan petugas di lapangan. Rupanya penanganan ini sangat berat sekali. Apalagi sudah dua bulan ini berjalan," jelas Dudung, melalui keterangan resmi, Jumat (16/10/2026).

Menurutnya, upaya pemadaman karhutla membutuhkan dukungan seluruh pihak karena petugas menghadapi tantangan di lapangan. Selain memperkuat koordinasi lintas instansi, pemerintah juga berupaya memanfaatkan teknologi untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Baca Juga: PDIP Kritik Penanganan Karhutla, Desak Moratorium Hutan

Dudung mengingatkan masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang menyebut pemerintah kurang memberikan perhatian terhadap penanganan karhutla. Serta meminta masyarakat memberikan dukungan moral kepada personel gabungan yang terus bekerja memadamkan api.

"Terus terang sangat berat. Ini tentunya memerlukan doa dan restu dari seluruh rakyat Indonesia. Kita harapkan ke depan ini akan semakin mudah diatasi melalui berbagai teknologi yang sudah diupayakan, baik dari pemerintah daerah maupun lintas instansi," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Dudung menerima laporan dari kapolda dan pangdam mengenai keterbatasan pasokan BBM yang dibutuhkan untuk mendukung operasi pemadaman karhutla.

Menindaklanjuti laporan, Dudung langsung berkoordinasi dengan direktur utama Pertamina serta sejumlah pejabat terkait, agar kendala distribusi BBM segera diselesaikan. Koordinasi tersebut mendapat respons positif. Pasokan BBM segera didistribusikan guna menunjang kelancaran operasi pemadaman di wilayah terdampak.

Selain mengatasi kebutuhan operasional, pemerintah bersama TNI-Polri dan pemda menyiapkan langkah pencegahan karhutla dalam jangka panjang. Sejumlah program yang direncanakan meliputi pembangunan ribuan embung, penyekatan kanal atau canal blocking, serta pembuatan sumur bor di kawasan rawan kebakaran.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.