Akurat Logo

Bank Jakarta dan SMI Kucurkan Rp2,11 Triliun untuk Infrastruktur Ibu Kota

Moehamad Dheny Permana | 26 September 2026, 16:04 WIB
Bank Jakarta dan SMI Kucurkan Rp2,11 Triliun untuk Infrastruktur Ibu Kota
Bank Jakarta bersama PT SMI menyalurkan pembiayaan sindikasi untuk pembangunan tujuh proyek infrastruktur prioritas di DKI Jakarta. - Foto: Bank Jakarta

AKURAT.CO Bank Jakarta bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) mengucurkan pembiayaan sindikasi Rp2,11 triliun untuk mendukung pembangunan tujuh proyek infrastruktur prioritas di DKI Jakarta.

Pembiayaan tersebut diharapkan mempercepat pembangunan transportasi, hunian layak, serta sarana pengendalian banjir di ibu kota.

Dari total pembiayaan, Bank Jakarta menyediakan dana sebesar Rp1 triliun, sedangkan PT SMI memberikan dukungan maksimal Rp1,11 triliun.

Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi lembaga pembiayaan pemerintah dengan bank pembangunan daerah (BPD) dalam memperkuat alternatif pendanaan pembangunan.

Perjanjian pembiayaan ditandatangani Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung; Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah; dan Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, di Balai Kota Jakarta, pada Rabu (16/9/2026).

Baca Juga: Program Pembiayaan Bank Jakarta Bikin Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Untung Berlipat

Dalam kesempatan itu, Gubernur Pramono Anung mengatakan, pembiayaan sindikasi menjadi langkah konkret untuk memperkuat pendanaan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya mengandalkan satu sumber pendanaan, tetapi juga mengembangkan berbagai skema pembiayaan guna mempercepat realisasi proyek-proyek prioritas.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mempercepat pemenuhan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan warga Jakarta," jelas Pramono.

Ia menambahkan, dukungan Bank Jakarta dan PT SMI akan membantu merealisasikan sejumlah pembangunan, mulai dari peningkatan konektivitas, penyediaan hunian layak, hingga penguatan sistem pengendalian banjir.

Tujuh Proyek Prioritas

Pembiayaan sindikasi tersebut mencakup tujuh kegiatan infrastruktur, yakni pembangunan Flyover Latumeten, Gedung Batavia Dinas Teknis Jatibaru, Rumah Susun Padat Karya Tahap II, serta Rumah Susun Rorotan IX Tahap I.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.