Pemprov Jakarta Hadirkan SAPA DISA, Bus Gratis Antar-Jemput khusus Anak Disabilitas

AKURAT.CO Dinas Perhubungan Jakarta menghadirkan Sistem Antar Jemput Peserta Didik Disabilitas (SAPA DISA), yang merupakan transportasi yang aman, nyaman, dan mudah diakses peserta didik penyandang disabilitas.
SAPA DISA menggunakan pola point-to-point. Bus menjemput peserta didik dari rumah atau titik yang disepakati bersama orang tua, lalu mengantarkan mereka ke sekolah. Sepulang sekolah, bus mengantar mereka kembali.
Layanan itu kini beroperasi untuk sembilan Sekolah Luar Biasa dengan rata-rata 150 peserta didik setiap hari. Armada SAPA DISA dirancang bukan sekadar sebagai bus antar-jemput.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Harus Percepat Perbaikan Sekolah Rusak, Jangan Tunggu Ambruk
Kendaraan dilengkapi lift chair, pengunci kursi roda, guide block, handrail, lantai antiselip, tombol darurat, sabuk pengaman, CCTV, GPS, pendingin udara, serta sistem informasi visual dan audio. Bagi orang tua, bus gratis itu berarti satu pengeluaran yang berkurang sekaligus satu kekhawatiran yang ikut reda.
"Saya bisa menghemat biaya transportasi sekolah karena sekarang sudah menggunakan bus sekolah gratis," kata Roro Shanti, orang tua siswi SLB D-DI YPAC Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Manfaat bus ini pun dirasakan oleh Azka, siswa SLB Pembina Tingkat Nasional, yang kini tak lagi harus cemas tiba terlambat di sekolah. Setiap hari, dia menumpang bus sekolah yang menjemputnya dari titik yang telah disepakati dengan orang tua.
"Rasanya senang, petugasnya baik, terus bisa naik bus sekolah bareng teman-teman dan aku jadi enggak telat lagi," ujar Azka.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SLB Pembina Tingkat Nasional, Agus Budiyanto, mengatakan layanan tersebut membantu siswa yang tinggal jauh dari sekolah. Mereka dapat tiba lebih cepat dan lebih siap mengikuti pelajaran.
"Dengan adanya layanan bus sekolah, anak-anak kami yang berdomisili jauh dari sekolah dapat dilayani dan datang lebih cepat ke sekolah," ujar Agus.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Hibahkan Dua Aplikasi Digital ke 200 Kota, dari Bekasi hingga Probolinggo
Manfaat itu mengantarkan SAPA DISA masuk dalam 10 besar nominasi Jakarta Innovation Award (JIA) 2026 yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jakarta.
Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan, pencapaian tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi pihaknya untuk memperbaiki layanan transportasi bagi penyandang disabilitas.
"SAPA DISA lahir dari kebutuhan masyarakat. Ini bukan sekadar menyediakan bus, tetapi memastikan peserta didik penyandang disabilitas memiliki akses mobilitas yang aman dan nyaman untuk bersekolah," kata Budi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







